2010, 50% Produk Chery Aplikasikan Hybrid

Anton Suhartono, Jurnalis · Senin 19 November 2007 09:53 WIB
https: img.okezone.com content 2007 11 19 52 61923 KVE1qPTjao.jpg

SHANGHAI - Produsen kendaraan China Chery Automobile berkomitmen untuk mengaplikasikan teknologi hybrid pada 50 persen kendaraannya mulai pertengahan 2010 mendatang.

China Secutiry Journal, Senin (18/11/2007) melansir, produsen kendaraan terbesar di China tersebut juga menargetkan, setengah dari kendaraan hybrid-nya akan dikombinasikan dengan bahan bakar alternatif.

"Energi alternatif adalah bagian dari pengembangan teknologi berkelanjutan Chery. Pada pertengahan 2010 mendatang, kami menargetkan setengah produk kami menggunakan hybrid dan setengah dari kendaraan hybrid menggunakan bahan bakar alternatif," ujar Liu Zhijia, Assistant General Manager of Chery Automobile Company.

Zhijia menambahkan, Chery mengembangkan teknologi hybrid dalam 3 tahap. Pertama uji coba produk sedan pada tahun 2008. Targetnya mengurangi emisi sebesar 10 hingga 30 persen. Kedua, pengembangan teknologi full hybrid untuk produksi masal dengan kombinasi motor listrik dan bahan bakar alkohol pada 2010. Ketiga, pengembangan hydrogen hybrid pada 2015.

Menanggapi langkah maju dalam pengembangan mobil ramah lingkungan yang dikembangkan Chery, pemerintah China yang diwakili Wakil Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, berkomitmen untuk menggelontorkan dana bagi kepentingan penelitian dan pengembangan energi alternatif. Selain itu pemerintah juga menjanjikan insentif pajak bagi mobil hijau.

Dalam upaya pembaruan sumber energi, pemerintah China menargetkan penghematan melalui penggunaan 10 persen energi alternatif pada 2010 dan 16 persen pada 2016. Kebijakan energi yang diprioritaskan meliputi 5 jenis, yaitu tenaga matahari, biomass, tenaga angin, hydrogen, dan gas alam.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini