Langgar Standar Bahan Bakar, DaimlerChrysler Bayar Denda Rp284 M

Anton Suhartono, Jurnalis · Kamis 03 Januari 2008 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2008 01 03 52 72412 snw5L4gU8p.jpg

WASHINGTON - Produsen kendaraan yang telah berpisah DaimlerChrysler, membayar denda sebesar USD30,3 juta atau sekira Rp284 miliar. Denda tersebut berkaitan dengan pelanggaran standar efisiensi bahan bakar yang ditetapkan pemerintah AS untuk tahun 2007.

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (3/1/2008), besaran denda tersebut ditetapkan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pada Desember lalu setelah Daimler AG berpisah dengan Chrysler LLC.

DaimlerChrysler membayar denda Corporate Average Fuel Economy (CAFE) untuk impor kendaraan penumpang model tahun 2006. Sebagaian kendaraan tersebut adalah model Mercedes Benz.

Pada model 2006 DaimlerChrysler, rata-rata konsumsi bahan bakar produk kendaraan yang diimpor mencapai 24,8 mil/galon. Di bawah standar yang berlaku, yaitu 27,5 mil/galon untuk jenis kendaraan penumpang.

Sebelumnya BMW North America juga pernah dikenakan denda hampir USD28 juta berkaitan dengan impor kendaraan model 2001. Denda terebut dibayarkan pada Oktober 2002.

Banyak produsen kendaraan premium yang beranggapan bahwa peraturan tersebut dibuat bermotif bisnis. Tentu kendaraan premium (mewah) memiliki harga yang jauh di atas kendaraan medium. Sementara NHTSA, sebagai lembaga yang berwenang memonitor peraturan tersebut, beranggapan bahwa hal ini diberlakukan semata-semata untuk mengendalikan konsumsi bahan bakar dalam negeri AS.

Baru-baru ini, Presiden AS, George W Bush menandatangani peraturan standar konsumsi bahan bakar yang berlaku pada 2020 mendatang. Pada tahun tersebut, rata-rata konsumsi bahan bakar produsen kendaraan harus memenuhi 35 mil/galon.

Juru bicara Mercedes Benz Amerika, Donna Boland mengatakan, ke untuk menyiasati peraturan tersebut, pihaknya akan mendatangkan kendaraan menggunakan mesin diesel. Mesin diesel dapat menghemat konsumsi bahan bakar 20 hingga 30 persen. Pada 2009 mendatang, kendaraaan Mercedes menggunakan mesin hybrid akan mulai dipasarkan di AS, seperti M-Class SUV dan S-Class sedan.

Sebanyak 5 produsen lain yang terkena denda CAFE adalah, BMW USD5,1 juta, Porsche Cars USD4,6 juta, Maserati Automobile USD1,4 juta, Volkswagen USD1 juta, dan Ferrari, USD842 ribu.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini