Isuzu Turunkan Harga Bison

Sandra Karina, Jurnalis · Kamis 19 Agustus 2010 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2010 08 19 52 364624 H5YnIyy7DV.jpg Isuzu Bison (Foto: Prasetyo/Okezone)

JAKARTA-Agen tunggal pemegang merek Isuzu di Indonesia, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), menurunkan harga jual tipe kendaraan komersialnya, Bison hingga Rp9 juta per unit mulai Agustus 2010. Langkah tersebut dilakukan oleh Isuzu untuk meningkatkan daya saing pasar model Bison.

Bison merupakan produk kolaborasi antara Isuzu dengan Mitsubishi, di mana bodi dan sasis diproduksi oleh Mitsubishi, sedangkan mesin dipasok oleh Isuzu.

Presiden Direktur IAMI Yohannes Nangoi mengatakan, perlu adanya penyesuaian harga tipe Bison karena persaingan yang ketat. Pasalnya, kata dia, ketika Isuzu meluncurkan Bison di dalam negeri, Mitsubishi juga melakukan promosi penjualan model pick up tipe Colt L300.

"Harga kami turunkan hingga sekitar Rp9 juta. Kami berusaha supaya tetap kompetitif," kata Yohannes di Jakarta, kemarin.

Yohannes menjelaskan, harga jual  Isuzu tipe Bison adalah sekira Rp139 juta untuk yang standar, Rp139,5 juta untuk flatbed, dan Rp138,5 juta untuk sasis bus. Seluruh harga untuk tiga varian Bison tersebut berlaku off the road. Sedangkan untuk mobil Colt L300 dari Mitsubishi dijual dengan harga off the road dibanderol Rp129,5 juta untuk yang standard, Rp130 juta untuk flat bed, dan Rp127,5 juta untuk sasis.

Chief Executive Officer (CEO) PT Astra International Tbk-Isuzu Sales Operation Supranoto mengatakan, Bison mempunyai kelebihan penggunaan konsumsi bahan bakar yang lebih irit dan tenaga yang lebih besar. Dua hal ini, lanjutnya, merupakan kompensasi yang diberikan kepada konsumen, sehingga harga produknya lebih tinggi.

 

"Kolaborasi Bison merupakan hasil kerjasama kedua prinsipal di Jepang. Meski ada penyesuaian harga, Bison tetap lebih tinggi dibandingkan dengan L300, ya karena memang seperti itu strategi yang diterapkan prinsipal," kata Supranoto.

Seiring koreksi turun harga jual Bison, Supranoto berharap, penurunan harga Bison dapat mendongkrak penjualan dan meningkatkan pangsa pasar.

"Penjualan Bison pada Juli 2010 sudah mencapai lebih dari 100 unit,"ujarnya.

Supranoto menambahkan, permintaan pasar terhadap kendaraan niaga masih akan terus mengalami peningkatan sepanjang tahun ini. Hal ini didorong oleh kondisi ekonomi yang mulai stabil dan keseriusan pemerintah untuk meningkatkan perbaikan infrastruktur.

"Menurut saya, penjualan akan terus meningkat, dan kami optimis mampu memenuhi permintaan pasar,"jelasnya.

Hingga akhir tahun, lanjutnya, penjualan Isuzu diperkirakan akan mencapai 22.000-23.000 unit dan total produksi sebanyak 25.000 unit.Agen tunggal pemegang merek Isuzu di Indonesia, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), menurunkan harga jual tipe kendaraan komersialnya, Bison hingga Rp9 juta per unit mulai Agustus 2010. (nsa)

(uky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini