Jokowi dukung mahasiswa demo tolak BBM naik

Bramantyo (Sindo Radio), Jurnalis · Selasa 27 Maret 2012 20:36 WIB
https: img.okezone.com content 2012 03 27 437 600796 IdD1iLPXqx.jpg Wali Kota Solo Joko Widodo (dok:mahera.net)

Sindonews.com - Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dukungannya terhadap gerakan menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Dia mempersilahkan rakyat berdemo selama tidak anarkis. Karena menurutnya, demo adalah bentuk luapan aspirasi yang mungkin tidak tersalur.

"Silahkan demo, bagi kami demo tidak apa-apa. Tetapi yang penting harus ada antisipasi sebelum maupun pasca. Selama tidak anarkis, tidak masalah," ujar Jokowi usai rapat Muspida Kota Solo dalam rangka antisipasi situasi menjelang kenaikan harga BBM, di kediaman resmi Wali Kota Solo, Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/3/2012).

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan, meskipun situasi di Kota Solo tidak menghangat, namun harus tetap diantisipasi. "Berdasarkan laporan yang masuk dari jajaran Muspida, insya Allah tidak ada masalah," ujarnya.

Saat ditanya, setuju tidak dengan kenaikan harga BBM ? Jokowi menjawab secara diplomatis. Menurutnya, siapapun seluruh rakyat bila ditanya, pasti tidak ada yang mau harga BBM dinaikkan. "Pasti milihnya yang murah, yang murah. Inginnya semua murah," terangnya.

Soal larangan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Kepala Daerah ikut demo ? Jokowi menjawab, dilihat bagaimana aturannya saja. Tetapi soal ditanya bagaimana isi larangan dari Mendagri tersebut, Jokowi mengaku tidak tahu. (san)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini