Share

BEM UI turun survei pemungutan suara

Marieska Virdhani (Okezone), Okezone · Rabu 04 Juli 2012 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 04 437 658742 ePuJtDOa5o.jpg Ilustrasi.Okezone

Sindonews.com – Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) ingin terlibat langsung dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta yang akan digelar 11 Juli mendatang.

Dengan mengusung jargon Universitas Indonesia (UI) untuk Jakarta, mahasiswa khususnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI akan mengawal pesta demokrasi warga DKI Jakarta itu.

Follow Berita Okezone di Google News

Ketua BEM Fakultas Hukum UI Ali Abdillah mengatakan, pihaknya akan berperan aktif mengawal Pilgub. Sebab, setiap pilgub digelar pasti berpotensi munculnya pelanggaran.

Terebih dalam Pilgub DKI Jakarta kali ini banyak calon birokrat ikut serta menjadi cagub.

“Banyak iklan atau kampanye terselubung bagi para cagub dari birokrat, atau sekaligus incumbent, baik soal janji bangun mass rapid transit (MRT), begitu juga saat mengunjungi PRJ kental sekali pencitraannya, kami dari FH ingin memberikan advokasi kepada mahasiswa dan masyarakat,” jelas Ali kepada wartawan Rabu (4/7/2012).

BEM UI, akan menerjunkan tim lebih dari sepuluh orang untuk menjadi tim surveyor. Mereka nantinya akan ditempatkan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dipilih secara random.

“Kami ambil sampel masyarakat, rencananya akan kami tempatkan di wilayah Manggarai, karena wilayahnya padat masyarakatnya, dan pernah ditemukan dugaan politik uang disitu, sekaligus kami berikan edukasi kepada masyarakat untuk jangan memilih cagub yang gemar melakukan politik uang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Kajian dan Studi Gerakan BEM UI Iqbal Firzada mengatakan gerakan tersebut merupakan aspirasi mahasiswa untuk menciptakan Jakarta yang lebih baik.

Mahasiswa juga akan meminta para cagub untuk berani membuat kesepakatan untuk mewujudkan politik bersih.

“Dan kami di masing–masing fakultas, setiap mahasiswa mengedukasi masyarakat sesuai tupoksinya, misalnya dari Fakultas Kesehatan Masyarakat akan memberikan paparan terkait fasilitas kesehatan di Jakarta, lalu di Fakultas Teknik misalnya tentang kemacetan atau tata kotanya, jangan sampai masyarakat menganggap kalau ada Pemilukada ada harapan uang berlebih,” tukasnya.(lin)

(hri)

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini