JAKARTA – Pekan lalu warga Ibukota dihebohkan dengan kehadiran taksi Ferrari dan Porsche yang beredar di Jakarta. Banyak warga yang kaget dan bertanya-tanya siapa pemilik taksi tersebut, pasalnya kedua mobil itu memiliki harga yang dibanderol selangit.
Setelah peredarannya dihentikan oleh Dishub DKI Jakarta karena tak memiliki izin. Akhirnya maksud dari taksi dua mobil super itu terungkap. Taksi mobil super itu ternyata hanya strategi marketing Bank Mandiri sebelum meluncurkan produk perbankan terbarunya.
Follow Berita Okezone di Google News
Pernyataan itu diungkapkan langsung oleh Director Micro and Retail Bank Mandiri Budi G Sadikin. Dia menyebutkan bahwa adanya taksi Ferrari dan Porsche sebagai strategi marketing menjelang peluncuran produk.
“Kami ingin melakukan strategi yang berbeda dengan yang lain. Kami memilih taksi dengan mobil Ferrari dan Porsche, sebagai lambang kecepatan. Selain itu, kami juga siap melayani penumpang dalam hal ini nasabah kami,” beber Budi.
Budi menambahkan, alasan memilih mobil Ferrari dan Porsche yakni produk perbankan yang akan diluncurkannnya ingin seperti Ferrari dan Porsche yang ingin dicoba untuk semua orang karena tiddak semua orang bisa merasakannya.
“Perumpamannya, produk kami itu ingin seperti mobil Ferrari yang digemari dan ingin dicoba banyak orang,” tandasnya lagi.
(zwr)