Ini Langkah Daihatsu Rancang Teknologi Hijau

Azwar Ferdian, Jurnalis · Sabtu 22 September 2012 20:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2012 09 22 52 693733 BphdrR4uEc.jpg F: Mobil masa depan Daihatsu (Azwar F/Okezone)

JAKARTA - Daihatsu memiliki tiga tahapan dalam mengembangkan teknologi masa depan yang ramah lingkungan. Tiga tahap tersebut dipaparkan dengan detail oleh Research & Development Division PT Astra Daihatsu Motor, di IIMS 2012.

Tahap pertama dalam teknologi Daihatsu adalah teknologi “Eco-Idle”. Sistem teknologi eco-idle ini mengatur hidup dan mati mesin secara otomatis dalam keadaan macet. Keuntungannya, bisa mencapai efisiensi konsumsi bahan bakar. Pada tahap ini dengan sistem i-EGR mampu menghasilkan pembakaran sempurna dan meminumkan keluaran gas CO2.

 

Setelah tahap pertama, Daihatsu melanjutkan pengembangan teknologi pada tahap kedua dengan menggunakan mesin dua silinder turbocharged. Pada tahap kedua ini mesin memiliki komponen yang lebih sedikit, sehingga lebih ringan, dan menggunakan sumber daya alam yang lebih sedikit.

 

Dengan “active ignition system” dan berbagai improvement lainnya, efisiensi penggunaan bahan bakar bisa mencapai 30 persen. Daihatsu ingin menghadirkan kenyamanan dalam berkendara dan efisiensi bahan bakar, meskipun dengan mesin kecil melalui sistem turbo yang ada pada tahap ini.

 

Tahap terakhir adalah Precious Metal Free Liquid Feed Fuel Cell (PMfLFC). Pada tahap ini emisi gas buang CO2 nol, ini merupakan wujud kendaraan yang ramah lingkungan. Bahan pembuatan kendaraan ini menggunakan sumber daya alam yang lebih sedikit, tidak mengandung logam mulia, sehingga biaya yang dikeluarkan lebih rendah.

 

Tahap ini berfokus pada penggunaan bahan bakar cair baru yaitu Hidrazin Hidrat. Zat ini memiliki kepadatan yang energi yang tinggi dan tidak menghasilkan CO2. Zat ini adalah bahan bakar cair yang tepat untuk mobil ramah lingkungan generasi baru.

 

“Semua tahapan atau langkah ini merupakan wujud komitmen Daihatsu untuk menghadirkan kendaraan yang kompak, ramah lingkungan dan dengan harga yang terjangkau”, kata Satriyo Budiutomo, Executive Coordinator Development Project Team Research & Development Division.

(zwr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini