Jawa Timur Tak Kena Dampak Kenaikan DP

Azwar Ferdian, Jurnalis · Kamis 01 November 2012 17:34 WIB
https: img.okezone.com content 2012 11 01 53 712349 dggJjQRvw8.jpg F: jajaran direksi MPM

JAKARTA – Distributor resmi sepeda motor Honda di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM), masih mencatat angka penjualan yang stabil di 2012 ini.

MPM menyatakan, kenaikan uang muka kredit kendaraan yang diberlakukan sejak Juni 2012 lalu, tidak berpengaruh pada total penjualan MPM di Jatim dan NTT sepanjang 2012 ini.

“Tahun lalu kita mampu mencatat penjualan mencapai 650 ribu unit, sedangkan di tahun ini sampai dengan September 2012, MPM sudah membukukan 500 ribu unit. Sementara target kita di 2012 adalah 750 ribu unit. Kemungkinan besar target itu akan terpenuhi,” jelas Johanes Hermawan, Managing Director, saat press confrence 25 tahun MPM, di Jakarta, Kamis (1/11/2012).

Johanes menjelaskan, penjualan sepeda motor di Jawa Timur memang relatif sangat bagus di 2012 ini. Bahkan bisa dibilang penjualan di Jatim tidak terpengaruh meski DP kredit sepeda motor minimal sudah 25 persen.

“Di Jatim itu banyak pertanian, dan di 2012 ini kebetulan pertanian sangat bagus, seperti tembakau yang sedang naik daun. Jadi permintaan terhadap sepeda motor juga tetap meningkat,” lanjut Johanes.

Pada 2011 lalu, semua unit usaha MPM seperti penjualan sepeda motor, pelumas sepda motor Federal, perusahaan pembiayaan, dan juga usaha rental mobil MPM mampu mengumpulkan pendapatan mencapai Rp8 triliun. Di 2012 MPM menargetkan bisa mencapai Rp10 triliun.

“Tahun ini semoga mencapai angka Rp10 triliun, tahun lalu MPM bisa mencapai Rp8 T. Motor masih menyumbang 75 persen dari total keseluruhan. Sisanya dari pelumas Federal dan perusahaan pembiayaan,” tutup Johanes.

(zwr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini