Kemahalan, Pembeli Tucuxi Mundur

Bramantyo, Jurnalis · Sabtu 05 Januari 2013 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2013 01 05 52 741838 7YE33BT6Qv.jpg F: Tucuxi Electric Car (Fakhri Rezy/Okezone)

SOLO - Hadirnya mobil listrik di Kota Solo ini, mendapatkan perhatian luar biasa dari masyarakat Solo, Jawa Tengah.

Sayangnya, tinggi antusias warga masyarakat kota Solo ini langsung sirna saat mengetahui harga satu unit mobil listrik Tucuxi bila sudah di produksi secara massal.

Seperti pengakuan Kepala Perum DAMRI Solo, Jawa Tengah Suaryadi yang hadir saat uji coba mobil listrik langsung oleh Meneg BUMN Dahlan Iskan.

Suaryadi mengaku sangat tertarik dengan mobil listrik tersebut. Dan berminat untuk membelinya bila sudah diproduksi massal.

Selain baru mengetahui putra bangsa bisa menciptakan mobil ramah lingkungan. Dirinya juga baru mengetahui bila mobil Tucuxi ini tidak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Namun, saat mengetahui satu unit mobil Tucuxi nanti bila sudah diproduksi massal harganya mencapai Rp 1,5 miliar, Suaryadi urung membelinya.

"Bagus mobil ini. Tadinya saya mau beli,tapi tidak jadi. Harganya mahal sekali," paparnya kepada Okezone di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (5/1/2013).

Menyangkut desain serta bentuk mobil listrik ini, menurut Suaryadi terlalu mewah. Sehingga harapannya bila mobil ini diproduksi secara massal, tidak hanya satu bentuk saja seperti prototipe yang saat ini tengah di uji coba langsung Meneg BUMN Dahlan Iskan.

"Kalau bisa juga di buat bentuk seperti kendaraan umum lainnya. Mungkin mobil ini mahal, karena bentuknya yang mewah jadi harganya mahal,"terangnya.

Selain bentuk umum seperti automotif yang ada di pasaran, Suaryadi juga meminta agar diproduksi mobil listrik Khusus angkutan umum seperti bus. Tujuannya, agar biaya perawatannya bisa terjangkau.

"Kereta saja ada yang model listrik. Kalau bisa nanti juga dibuatkan bus listrik seperti yang saat ini di uji cobakan," pungkasnya.

(ian)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini