Mengenal Sejarah Kendaraan Niaga Mitsubishi

Septian Pamungkas, Jurnalis · Kamis 07 November 2013 06:22 WIB
https: img.okezone.com content 2013 11 06 424 892773 kfhwqujRnv.jpg F: Satu juta unit kendaraan niaga Mitsubishi di Indonesia (Septian P / Okezone)

JAKARTA - Mitsubishi mengawali debutnya di pasar nasional pada tahun 1970. Saat itu brand Mitsubishi di bawah bendera PT New Marwa Motor.

PT New Marwa Motor terbentuk setelah Presiden dari Mitsubishi Corporation, Chujiro Fujino dan Presiden Komisaris PT. Krama Yudha, Sjarnoebi Said menandatangani kontrak kerja sama.

Di awal karirnya, Mitsubishi Colt T200 menjadi cikal bakal dari kendaraan truk ringan Colt Diesel di Indonesia. Pengembangan produk Colt Diesel dilakukan terus menerus hingga pada tahun 1979 hadirlah Colt Diesel FE101 dan FE111 yang kemudian disusul dengan lahirnya varian 6-wheels pertama Colt Diesel FE114 pada 1983.

Pengembangan demi pengembangan terus dilakukan Mitsubishi. Pada awal 80-an pabrikan berlambang tiga berlian itu memproduksi medium truck FM215H dan Dumptruck hingga lahirlah Fuso FM516 di tahun 1985.

Memasuki era 90-an, Colt Diesel dan Fuso semakin lengkap dengan kehadiran varian light truck, medium truck hingga bus chassis. Di era ini Colt Diesel FE119 dan FE449 terlahir. Lima tahun berselang diluncurkan Fuso FN527 dan FM517H Ganjoo bertenaga 220 PS. Dua tahun kemudian varian Colt Diesel bertambah dengan hadirnya FE304, FE334, FE 349 dan FE347.

Di era 2000-an, varian Mitsubishi semakin lengkap dan menjadi sahabat bisnis sejati para pengusaha di Indonesia. Pada 2001, medium truck Fuso FN527F Heavy Duty terlahir dan disusul dengan FM517H3, FN517ML dan FN527M2L tiga tahun berselang.

Di tahun yang sama muncullah Colt Diesel FE 334 Heavy Duty serta FE349 Heavy Duty semakin memperkuat posisi Mitsubishi sebagai pemimpin pasar kendaraan niaga di Indonesia.

Pada 2007, Mitsubishi menghadirkan New Mitsubishi Fuso Colt Diesel Intercooler Turbo yang sudah mengadaptasi teknologi Euro-2 ditambah Turbocharger Intercooler serta New Injection Pump yang lebih bertenaga.

Model ini lahir setelah diterapkannya Keputusan Menteri (Kepmen) Lingkungan Hidup No. 141 Tahun 2003 tentang batas emisi gas buang dimana teknologi kendaraan yang diproduksi mulai tahun 2007 harus sesuai dengan standarisasi Euro-2.

Pengembangan punterus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar hingga tersedianya Colt Diesel Super HD yang berkapasitas lebih besar, FE HD-L dengan chassis yang lebih panjang sehingga daya angkut lebih besar, Tractor Head FV51 JH untuk melengkapi segmen larga truck hingga FE 71 L yang diluncurkan tahun ini sebagai kendaraan ekonomis ber chassis lebih panjang untuk angkutan yang lebih efisien dan menguntungkan.

Sebagai informasi, hingga saat ini total lebih dari 20 pilihan kendaraan niaga ditawarkan Mitsubishi bagi berbagai macam jenis dan kebutuhan bisnis di Indonesia. Selain itu, selama 43 tahun berkarir di pasar nasional, pada 25 Oktopber 2013 lalu KTB berhasil menjual sebanyak satu juta unit.

(ian)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini