Share

Blue Bird Siap Pakai BBG, Asal...

Septian Pamungkas, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2014 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2014 01 16 52 927230 reJoTlMe0p.jpg F: Nissan Almera Blue Bird (Septian P/Okezone)

JAKARTA - Blue Bird Group menyatakan kesiapannya untuk mengkonversi dari bensin ke gas pada armada taksinya. Namun cara ini dinilai tidak akan efektif selama infrastrukturnya belum siap.
 

"Konversi gas? Ada rencana. Pemakaian gas itu di Indonesia justru Blue Bird yang pertama kali. Waktu itu tahun 1985, kita pakai selama satu tahun. Kendala paling utama adalah stasiun pengisian karena susah isi gasnya," beber Presiden Direktur Blue Bird Group, Purnomo Prawiro di Jakarta, Kamis (16/1/2014).

 

Lebih lanjut Purnomo menerangkan, bahwa armada taksi Blue Bird di wilayah Palembang telah menggunakan alat konversi gas. Ini berjalan lancar karena armadanya yang tidak terlalu banyak dan stasiun pengisian bahan bakarnya sanggup melayani kebutuhan armadanya.

 

"Di Palembang kita pakai, stasiun ada di sana. Jumlah mobilnya juga tidak terlalu banyak, dan itu cukup. Ada sekira 200 armada yang pakai gas," ujar Purnomo.

 

Menurut Purnomo, armada taksi Blue Bird berbahan bakar gas bisa saja beroperasi di Jakarta, namun karena keterbatasan SPBU menjadikannya tidak efektif dari segi waktu.

 

"Coba saja lihat, Transjakarta saja masih antri. Pengisian satu mobil saja membutuhkan waktu 3-5 menit. Satu jam hanya bisa sekira 20 mobil. Kalau satu pool isinya 500 mobil, bayangin berapa lama," imbuhnya.

 

Untuk menyiasati kekurangan tersebut, Blue Bird berharap memiliki stasiun pengisian bahan bakar sendiri yang ditempatkan di setiap pool-nya. "Opsinya adalah bikin station pengisian di pool sendiri, dan ini sedang kita bicara kemungkinananya," katanya.

 

Lebih lanjut Purnomo menuturkan, pihaknya dengan pemerintah sedang melakukan pembicaraan untuk pengaplikasian CNG pada armada. "Dengan pemakaian CNG akan lebih ke arah membantu lingkungan hidup dan di luar negeri harga gas bisa sepertiga harga bensin. Mudah-mudahan bisa terealisasi tahun ini." tuntasnya.

(zwr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini