nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

"Air Itu Musuh Utama Oli"

Septian Pamungkas, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2014 12:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2014 01 23 87 930513 4oJ0Em8vkK.jpg F: Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA - Banjir melanda Ibukota dan sejumlah kota lainnya dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah ruas jalan pun tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi.

Hal ini tentu menjadi ancaman serius bagi tunggangan kesayangan Anda. Pasalnya, tidak sedikit kendaraan yang mogok akibat nekat menerabas genangan air yang cukup tinggi.

Jika sudah begini tentu yang rugi adalah diri sendiri. Perlu diketahui, upaya nekat menerabas banjir dapat menyebabkan air masuk ke ruang mesin. Jika pelumas atau oli tercampur air maka dapat mengancam kesehatan jantung mekanis.

"Kalau oli tercampur air pasti emulsi, warnanya akan keputihan. Kalau sudah begitu fungsi pelumasannya sudah pasti tidak ada," kata Krissanto Ariyudhi, Assistant Manager Sparepart Division PT Topindo Atlas Asia (TOP 1 Indonesia) di Jakarta, Kamis (23/1/2013).

Menurut Krissanto jika sudah begitu sebaiknya langsung mengganti oli, kalau tidak efeknya akan berantai. "Jadi oli yang sudah putih tadi masuk ke pompa oli dan mampet, ke piston dan segala macam tidak ada pelumasan akibatnya mesin overheat dan piston baret." ujarnya.

Sementara itu, Lucky Elfano, Technical Support Engineer TOP 1 Indonesia menyatakan air merupakan musuh utama dari oli.

"Air itu bisa dibilang musuh utamanya oli. Kalau oli sudah tercampur air, senyawanya akan rusak jika sudah begitu kualitasnya akan turun mau tidak mau harus diganti." jelasnya.

Lebih lanjut Lucky mengatakan jika air dapat menyebabkan fungsi pelumasan tidak akan sempurna. "Misalnya, kalau oli bagus dia akan menempel pada mesin tapi kalau yang sudah tercampur air, baru nempel sudah turun lagi. Dan ini bahaya," tutupnya.

(ian)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini