BBMC Indonesia Gelar "Cirebon Kondusif"

Septian Pamungkas, Jurnalis · Sabtu 08 Februari 2014 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 08 199 937847 LcgQ6Ckuw7.jpg F: Bikers Brotherhood MC (BBMC) Indonesia (ist)

JAKARTA - Bikers Brotherhood MC (BBMC) Indonesia terus berkomitmen untuk menjaga keutuhan NKRI. Komitmen itu coba diwujudkan melalui lima azas dasar yang dianut yakni Respect, Loyal, Honor, Pride, dan Brotherhood.

Kelima azas tersebut diterjemahkan dalam sebuah program Brotherhood for Indonesia melalui enam pilar program yakni Brotherhood Care (social), Brotherhood for Education (pendidikan), Brotherhood for Nature (lingkungan), Brotherhood for Indonesian Culture (budaya) Brotherhood Incorporated (pemberdayaan industry kreatif) dan Brotherhood for Indonesia Conducive yang ujungnya bertujuan untuk menciptakan cita-cita 100th Brotherhood MC ‘Bhakti Untuk Negeri’.

Program terakhir telah sukses dilaksanakan pada tahun 2011 melalui Brotherhood for Bandung Kondusif yakni deklarasi damai bersama 30 klub motor di Bandung dan tahun 2013 Brotherhood for Jakarta Kondusif yang merangkul 33 klub motor se-Jabodetabek.

Cirebon, sebagai salah satu kota bisnis terbesar di Jawa Barat dan menjadi sentra budaya, wisata dan segala aktivitas sosial masyarakat di wilayah III dengan kota-kota penyangga lainnya yakni Ciayumajakuning yang terdiri dari Kuningan, Majalengka dan Indramayu, telah tumbuh menjadi mini metropolitan Jawa Barat. Perkembangan Kota Udang ini juga berkontribusi memicu gejolak sosial di mayarakat seiring dengan meningkatnya pembangunan di berbagai sektor.

Populasi kendaraan yang meningkat juga berimbas pada menjamurnya komunitas atau klub otomotif di wilayah III Cirebon, hal ini di satu sisi menjadi positif sebagai wadah penyaluran minat dan bakat, namun di sisi lain juga bisa terjadi penyalahgunaan kegiatan yang bisa menimbulkan hal-hal negatif yang disebabkan oknum dan pihak yang menunggangi. Bukan rahasia umum lagi, bila kerap terjadi kekerasan di jalan oleh oknum yang menggunakan sepeda motor dan mengakibatkan korban dari masyarakat biasa.

Tindak seperti itulah yang mencoreng klub/komunitas yang kerap kali dituding sebagai pelaku kekerasan di jalan. Padahal klub/komunitas motor resmi memiliki program yang jelas seperti touring dan bakti sosial dengan identitas seragam resmi, sementara oknum geng motor Bikers biasanya bertindak liar, cenderung ugal-ugalan dan kadang membekali dirinya dengan senjata tajam serta tidak mempunyai ciri khas yang terbuka.

Atas dasar itulah, BBMC Indonesia - West Java Chapter - Checkpoint Wilayah III Cirebon menggagas satu program 'Cirebon Kondusif', sebagai salah satu inisiatif dari BBMC Indonesia untuk mempererat silaturahmi antarklub/komunitas otomotif di Cirebon dan Wilayah III kemudian meminimalisir konflik serta menolak segala kriminalisasi jalanan. Acara digelar hari ini, Sabtu, 8 Februari 2014 di Hotel Patrajasa Cirebon.

El’ Presidente BBMC Indonesia, Budi Dalton mengatakan, inti dari kegiatan Cirebon Kondusif adalah untuk menjaga ketertiban masyarakat, menjaga lingkungan dan menumbuhkan rasa aman dalam berkendara sehari-hari.

"Kita tahu Cirebon adalah kota yang penuh dengan sejarah dan peradaban budaya yang harus kita jaga, termasuk dalam kehidupan sosialnya demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat Cirebon, para wisatawan termasuk para investor yang akan berkunjung ke sini. Ini hanya secuil kepedulian BBMC Indonesia demi menciptakan Indonesia Kondusif," jelas Budi Dalton dalam siaran resminya.

BBMC Indonesia mengundang sekitar 50 klub/komunitas di wilayah III Cirebon yang intinya mengajak semuanya berpartisipasi melalui petisi damai dalam menciptakan keguyuban di antara mereka dan berkomitmen memberikan rasa aman buat masyarakat dari berbagai tindak kriminal di jalan.

"Kita telah mengadakan di Bandung dan Jakarta, utamanya untuk mengeratkan tali persaudaraan kita. Ini sesuai dengan platform BBMC Indonesia yakni ‘Benteng Pertahanan Terakhir Negara Kita adalah Persaudaraan!." tutup Budi Dalton.

(ian)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini