Ekspedisi Nusantara Honda, dari Masjid Hingga Kampung Dayak

Arief Aszhari, Jurnalis · Sabtu 15 Maret 2014 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2014 03 15 53 955507 9ZO6ICFXoc.jpg F: Ekspedisi Nusantara 2014 (Okezone)

SAMPIT - Sejak menginjakan kaki di Tanah Borneo, Tim Ekpedisi Nusantara Satu Hati untuk Negeri terus melanjutkan perjalanannya mencapai titik final.
 

Seperti di daerah lain, 12 riders tangguh ini terus melanjutkan kegiatan berbaginya (CSR). Bersama Astra Honda Motor (AHM), dan juga Trio Motor, sebgai main diler Honda Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, kembali menunjukkan kepeduliannya.

 

Tim ekpedisi pabrikan berlambang huruf H ini memberikan genset berkekuatan 3.000 watt untuk masjid Nurul Hidayah, desa Sebabi, kecamatan Telawang, Sampit, Kalimantan Tengah. Selain itu, tim juga memberikan bantuan berupa tandon air stainless, untuk Masjid Al Huda, kecamatan Bulik, kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.

 

Selain memberikan bantuan untuk dua masjid tersebut, tim ekpedisi juga memberikan bantuan untuk masyarakat di Kampung Dayak, Desa Riampanahan kecamatan Delang, Lamandau, Kalimantan Tengah, berupa tandon air.

 

"Semangat Satu Hati dan berbagi ini terus kami lakukan di setiap kota yang disinggahi oleh tim Ekspedisi Nusantara. Semoga apa yang kami berikan bisa membantu mempermudah masyarakat setempat menjalankan ibadah," ujar Judhi Gautama, Senior Manager Brand Activation Dept AHM, saat memberikan bantuan di masjid Nurul Hidayah, Sampit, Kalimantan Tengah.

 

Sebagai informasi, setelah sukses menaklukan Sumatera dan Jawa, 12 riders Ekspedisi Nusantara Satu Hati untuk Negeri siap menuntaskan perjalanan panjang mereka. Titik nol Khatulistiwa di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menjadi titik akhir touring berjarak lebih dari 8.000 km tersebut.

 

Sama dengan perjalanan sebelumnya, rombongan Ekspedisi Nusantara ini menggunakan tiga motor sport Honda, seperti Honda CB150R Street Fire, Honda Verza 150, dan New Honda MegaPro FI.

 

Touring sepanjang Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Jawa, rombongan ekspedisi telah melakukan beragam kegiatan sosial, mulai dari donasi untuk korban letusan Gunung Sinabung, bantuan peralatan praktik untuk SMK otomotif Jambi, Pekanbaru dan Madiun, membangun SD yang hampir rubuh di Garut, hingga melestarikan Tempat ibadah masyarakat Tengger di Bromo.

(zwr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini