Mobil-Mobil yang Paling Banyak Di-recall Gara-Gara Airbag

Anton Suhartono, Jurnalis · Rabu 22 Oktober 2014 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 22 15 1055503 mobil-mobil-paling-banyak-di-recall-gara-gara-airbag-WSNDKbmYP4.jpg Aktivitas produksi airbag di pabrik Takata (Foto: Reuters)

DETROIT - Mobil produk Honda paling banyak di-recall terkait permasalahan pada airbag atau kantong udara. Berdasarkan data dari Wall Street Journal yang dikutip kembali oleh Reuters, sebanyak 6 juta unit mobil produk Honda sudah ditarik sejak 2008 hingga 2014.

 

Disusul berikunya Toyota yang menarik hampir 3 juta unit mobil pada periode 2013-2014. Masih di periode yang sama, BMW menarik hampir 2 juta mobil dan Nissan sekira 1,5 juta unit. Artinya, dalam enam tahun terakhir sudah 12 juta kendaraan yang ditarik.

Kendaraan-kendaraan yang ditarik tersebut menggunakan airbag produksi perusahaan suku cadang asal Jepang, Takata Corporation.

Di Amerika Serikat (AS) sendiri sudah ada laporan kasus kematian yang diduga terkait dengan masalah airbag Takata. National Highway Traffic and Safety Administration (NHTSA), selaku otoritas keselamatan transportasi darat AS, masih melakukan penyelidikan.

Namun yang jelas, sejauh ini sudah ada dua gugatan dilayangkan korban airbag  di AS, yakni di Florida dan Texas. Dua kasus tersebut serupa, yakni saat terjadi tabrakan dengan kendaraan lain, airbag mengembang disertai dengan lontaran pecahan logam. Benda tersebut mengenai wajah dan mata pengendara sehingga menyebabkan cacat permanen.

Honda pun melirik produsen airbag lain untuk memasok fitur keselamatan itu untuk model-model kendaraannya. Produsen mobil Jepang lainnya juga dikabarkan tengah mengevaluasi penggunaan airbag Takata.

Juru Bicara Honda di AS menyatakan, pihaknya sebenarnya sudah menggunakan komponen pompa atau inflater airbag dari berbagai produsen. Namun dia menolak menyebut perusahaan yang dimaksud.

Sementara itu, pihak Takata mengungkapkan, airbag produksi perusahaannya menggunakan inflater yang berbeda dengan produsen lainnya. Benda tersebut diklaim lebih aman dan ramah lingkungan. Namun analis menyebut, inflater airbag Takata lebih murah.

Selain di AS, recall kendaraan karena permasalahan airbag juga dilakukan di berbagai negara. Di Indonesia, Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek mobil Honda, menarik 840 unit sedan Accord produksi 2003 pada September 2014. HPM mengganti inflater airbag di mobil-mobil tersebut secara gratis.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini