nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Bila Motor Ganti Premium ke Pertalite

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Selasa 21 April 2015 07:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 04 20 15 1137232 dampak-bila-motor-ganti-premium-ke-pertalite-kkTtaJYA4I.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Dalam waktu dekat PT Pertamina (Persero) akan menghapus bahan bakar minyak (BBM) jenis premium kemudian akan menambah BBM jenis baru, yakni pertalite. Bicara soal kualitas, Pertamina mengklaim pertalite memiliki researh octane number (RON) 90, itu artinya lebih baik ketimbang premium yang memiliki nilai oktan 88.

Lantas bagaimana jika motor harian yang biasa menggunakan premium beralih ke pertalite?. Secara teknis tidak ada masalah di mesin bahkan lebih bagus.

"Pasti motor tarikannya lebih enteng, itu bisa kita rasakan. Kalau pakai premium justru malah motor itu agak berat dan temperatur cepat panas karena oktannya rendah," ujar Andri Irwan penggawa bengkel modifikasi Chemonk Modified, kepada Okezone.

Lebih lanjut Andri menjelaskan, seandainya premium ditiadakan tidak ada masalah kecuali memang motor yang kompresinya sudah rendah atau benar-benar sudah sangat kendor, kalau pakai BBM lain seperti pertalite atau petramax mesinnya makin berebet.

Semua bahan bakar selalu berhubungan dengan ruang bakar tapi tergantung kompresi. Andri menyarankan, setiap pemilik motor untuk melihat buku manual atau pedoman pemilik motor, di situ tertera berapa besaran kompresi motor.

"Selama kompresi tidak bocor atau masih standar pabrikan justru akan lebih awet karena bensin oktan tinggi pasti bisa bikin temperatur mesin tidak bakal terlalu panas," pungkas Andri.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini