Share

LIPI Beberkan Riset Terbaru Pengujian Kendaraan

Anton Suhartono, Jurnalis · Senin 08 Juni 2015 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 08 15 1161810 lipi-beberkan-riset-terbaru-pengujian-kendaraan-z9FxoOvoEz.jpg Telnologi pengujian elektromagnetik menentukan layak atau tidaknya kendaraan dipasarkan (Ilustrasi, Foto: Okezone)

JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerja sama dengan Masyarakat Electromagnetic Compatibility (EMC) Indonesia menggelar seminar untuk membeberkan hasil penelitian terbaru terkait pengujian elektromagnetik di bidang automotif dan elektronik. Seminar digelar di Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (8/6/2016).

Seminar EMC bertajuk 'Electromagnetic Compatibility (EMC) for Avionics and Electric Vehicles' ini merupakan salah satu upaya agar produk Indonesia, khususnya di bidang automotif, elektronik, dan terkait lainnya, dapat bersaing di pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mulai diberlakukan tahun ini.

Kepala Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian (P2 SMTP) LIPI, R Harry Harjadi, menjelaskan, riset tersebut akan berpengaruh dalam pengembangan industri angkutan darat, laut, dan udara di Indonesia yang saat ini semakin berkembang.

"Apalagi, industri kedirgantaraan Indonesia yang akan dibangkitkan lagi, tentu riset pengujian EMC akan dibutuhkan," ujarnya.

Masyarakat EMC Indonesia yang berada di bawah koordinasi P2 SMTP LIPI, lanjut dia, berupaya menjembatani berbagai kepentingan terkait pengujian elektomagnetik untuk mencari permasalahan EMC yang dihadapi saat ini serta merumuskan solusinya.

"Para pihak yang terlibat, terutama peneliti bisa mendiseminasikan hasil penelitiannya, regulator dapat mensosialisasikan kebijakannya, dan industri bisa memanfaatkan hasil penelitian, juga penerapan kebijakan yang pas," bebernya.

Sementara itu, Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI, Bambang Subiyanto, mengharapkan hasil riset bisa bermanfaat bagi teknologi pengujian eloktromagnetik di Indonesia.

"Setiap teknologi pengujian produk pasti menggunakan teknologi pengujian khusus. Untuk bidang automotif, teknologi pengujian EMC menentukan layak atau tidak sebuah produk automotif dipasarkan secara bebas kepada masyarakat umum," ungkapnya.

Sebagai informasi, seminar EMC sendiri menghadirkan berbagai pakar dari Eropa, Korea, Balai Teknik Penerbangan Kementerian Perhubungan, dan para praktisi automotif.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini