nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kendaraan Dalam Negeri Bisa Gunakan Pertalite Setelah Lebaran

Pius Mali, Jurnalis · Rabu 24 Juni 2015 14:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 06 24 15 1170621 kendaraan-dalam-negeri-bisa-gunakan-pertalite-setelah-lebaran-p8MqSSu20B.jpg BBM baru Pertalite telah selesai di uji oleh LIPI dan LAPI, direncanakan hadir setelah lebaran (Okezone)

JAKARTA - Beberapa bulan lalu, pemerintah memiliki wacana menghadirkan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru bernama pertalite. Pertalite mulanya direncanakan sudah bisa digunakan oleh kendaraan di Indonesia pada Mei 2015, namun hingga kini wujudnya belum juga terlihat di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

"Pertalite sudah selesai diriset. Kami dibantu oleh lembaga ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Lembaga Afiliasi Peneliti dan Industri (LAPI) Institut Teknologi Bandung, hasilnya bagus. Ternyata performa dan efisiensinya jauh dibandingkan premium, tapi hanya sedikit di bawah pertamax," ungkap Muhammad Iskandar, vice president fuel retail marketing Pertamina.

Ditemui pada acara Media Gathering GIIAS, Iskandar menambahkan, BBM jenis pertalite akan menggunakan ron 90. Sementara waktu resmi peluncurannya masih menunggu keputusan pemerintah. Pertamina hanya memastikan riset dan penilitan BBM baru ini sudah selesai dilakukan.

"Mungkin setelah Lebaran. Kita akan mulai di Pulau Jawa terlebih dahulu, baru setelah itu baru wilayah lain. Untuk harga, nanti ketika peluncuran. Kalau sekarang kan harga belum pasti, harga minyak masih fluktuatif," lanjutnya.

Saat ditanyakan mengenai kesiapan SPBU menjual pertalite kepada konsumen, Iskandar menjawab hal itu bisa dilihat dari kondisi masing-masing tempat dan bergantung jumlah nozzle (pompa) yang tersedia. Jika memungkinkan, tak diperlukan pompa baru.

"Untuk kesiapan SPBU? Kita akan lihat dulu. Misalnya, penjualan solar di sana hanya 3 kiloliter, padahal seharusnya bisa 4 kiloliter, maka itu bisa dimaksimalkan dengan hanya memakai empat nozzle, lalu bisa dikasih satu sampai dua nozzle untuk pertalite," pungkasnya.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini