Alasan Nissan Datangkan SUV X-Trail Hybrid ke Indonesia

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2015 06:03 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 26 15 1171664 alasan-nissan-datangkan-suv-x-trail-hybrid-ke-indonesia-j3pvtNBVDX.jpg Walaupun pasarnya kecil, NMI tetap akan membawa X-Trail Hybird ke Indonesia (Istimewa)

JAKARTA - PT Nissan Motor Indonesia (NMI), agen pemegang merek (APM) mobil Nissan di Indonesia, dalam waktu dekat akan meluncurkan SUV X-Trail hybrid. NMI cukup berani membawa masuk mobil bermesin kombinasi bensin dan listrik itu ke Tanah Air padahal pasar kendaraan hybrid di sini sangat kecil.

APM lain juga sudah mendatangkan kendaraan hybrid ke Indonesia namun produk tersebut kurang dilirik oleh konsumen. NMI mengakui hal tersebut dan punya alasan tersendiri mengapa mau mendatangkannya.

"Hybrid itu suka tidak suka adalah tren di dunia. Kalau buat Indonesia terus terang pasarnya memang belum besar karena pada dasarnya di Indonesia hybrid itu problem utamanya adalah soal harga. Tapi kalau kita ketinggalan dengan tren itu saya pikir itu sebuah keputusan yang tidak tepat. Jadi meskipun marketnya tidak besar kita harus menciptakan imej di hybrid juga," ujar Budi Nur Mukmin, general manager marketing strategy and communication division PT NMI.

Pria yang akrab disapa Budi itu menambahkan, ada kemungkinan ke depannya pemerintah membuat regulasi soal mobil hybrid. Sehingga diharapkan harga mobil hybrid bisa lebih terjangkau.

"Jadi nanti kita sudah siap, namun yang pertama kali kita harus lakukan sekarang ini adalah menciptakan imej di pasar dulu" simpul dia.

Seperti diketahui, Nissan telah meluncurkan X-Trail hybrid di Jepang. Mobil tersebut dipasarkan dalam empat varian, yakni 20X Hybrid 2WD, 20X Hybrid 4WD, 20X Hybrid Xtreamer-X 4WD, dan 20X Hybrid. Harga yang ditawarkan mulai dari 2,8 juta yen hingga 3,2 juta yen atau sekira Rp305 juta sampai Rp349 juta.

Untuk di Indonesia harga X-Trail hybrid belum ditentukan. Sementara all new X-Trail versi standar (mesin konvensional) dibanderol mulai Rp385,45 juta on the road Jakarta.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini