Share

Penjualan Mobil Turun, Bisnis Kaca Film Mobil Ikutan Lesu

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Rabu 26 Agustus 2015 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 26 15 1202548 penjualan-mobil-turun-bisnis-kaca-film-mobil-ikutan-lesu-tySViqb1Pl.jpg Penjualan Mobil Turun, Bisnis Kaca Film Mobil Ikutan Lesu (Santo/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berdampak negatif terhadap bisnis aksesoris automotif di Tanah Air. Hal ini dirasakan dampaknya oleh PT Solar Gard Indonesia (SGI) selaku distributor resmi kaca film mobil Solar Gard.

Pihaknya terpaksa menahan harga agar tidak memberatkan konsumen. Minat pemilik mobil untuk membeli kaca film mobil terus menurun.

"Produk kami impor, pasti pengaruh sekali terhadap dolar. Kami tidak menaikkan harga jual meski sekarang USD1 sudah Rp14 ribu. Kalau rupiah stabil marketing strategi kami bisa konstan. Tapi kalau berubah terus, susah juga," ujar Troy Kurniawan, general manager PT SGI saat ditemui di sela peluncuran produk baru HP Titanium 16 dan HP Saturn 20 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015.

Selain itu, lanjut dia, penurunan penjualan mobil selama Januari-Juli juga dirasakan pengaruhnya oleh SGI. Penurunan penjualan yang dialami SGI lebih parah dari penurunan penjualan mobil secara nasional.

"Ikut turun sekira 30 persen. Tapi mobil justru turun hanya sekira 20 persen. Kami berharap ke depannya penjualan mobil lebih banyak lagi sehingga otomatis penjualan kaca film juga naik," pungkas Troy.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini