Penjualan Mobil Bekas LCGC Diprediksi Kalahkan Low MPV

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Sabtu 12 Desember 2015 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 12 15 1266060 penjualan-mobil-bekas-lcgc-diprediksi-kalahkan-low-mpv-oY5exn5GKF.jpg Ilustrasi penjualan mobil bekas (Okezone)

JAKARTA - Tipikal konsumen di Indonesia lebih memilih mobil low MPV atau MPV dibandingkan jenis lainnya. Namun pada tahun yang akan datang diprediksi minat konsumen khususnya pencari mobil bekas (mobkas) akan mengalami pergeseran. Peminat MPV bakal mengalami penurunan, sebaliknya konsumen beralih mencari mobil low cost green car (LCGC).

"Segmen yang bakal turun itu di MPV dan akan mulai tergantikan dengan LCGC," ujar Fischer Lumbantoruan, chief operating officer mobil88.

Menurut Fischer, ini merupakan siklus alami karena dua sampai tiga tahun setelah LCGC pertama kali diluncurkan mobkas-nya akan lebih banyak tersedia. Selain itu, lanjut dia, rata-rata tenor yang diambil konsumen untuk mengkredit LCGC dua sampai tiga tahun. Artinya, begitu mobil lunas, biasanya konsumen mulai menjualnya. "Kemungkinan tahun depan masuk ke pasar mobkas," tambah Fischer.

Meski begitu, berdasarkan data yang dimiliki mobil88, saat ini minat konsumen mobkas di segmen low MPV masih terbilang tinggi.

"Sepanjang 2015 sudah 20 ribu unit mobkas terjual. 50 persen didominasi oleh low MPV, sedangkan medium MPV sekira 15 persen, LCGC 7 persen, dan 15 persen lainnya dari segmen city car dan sedan," pungkas Fischer.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini