Auto2000 Sumbang 45% dari Total Penjualan Toyota

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2016 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 22 15 1294599 auto2000-sumbang-45-dari-total-penjualan-toyota-tMkjwNDlJB.jpg Grand opening Auto2000 Banjarmasin (Foto: Dok Auto2000

JAKARTA - Auto2000, selaku diler kendaraan Toyota di Indonesia, mencatat sepanjang 2015 telah menjual lebih dari 140 ribu mobil, atau berkontribusi 45 persen dari total penjualan Toyota Indonesia. Sebagai informasi, total penjualan ritel Toyota tahun lalu sebesar 310.314 unit.

Selain dari segi penjualan, pelanggan Toyota yang melakukan servis kendaraan di Auto2000 juga mengalami peningkatan. Konsumen yang melakukan servis tahun lalu naik sebesar 6 persen dari 2014 dengan total pengerjaan mencapai 1,9 juta unit.

Meningkatnya jumlah pelanggan loyal Auto2000 dirasa menjadi keharusan bagi Auto2000 untuk terus melakukan inovasi dan pengembangan jaringan untuk memudahkan masyarakat dalam memiliki kendaraan Toyota.

Dengan semangat untuk lebih dekat pada pelanggannya, bulan ini Auto2000 memperluas jaringan layanannya di wilayah Kalimantan Selatan dan Jawa Barat.

Chief Marketing Auto2000, Tujuh Martogi Siahaan, menerangkan bahwa kedua wilayah ini memiliki peluang pasar yang baik.

“Kalimantan Selatan dan Jawa Barat merupakan wilayah yang selalu menawarkan peluang pasar automotif yang menjanjikan. Proyeksi pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah pada 2016 yang diprediksi akan tumbuh lebih dari 4,5 persen ditambah berkembangnya berbagai sektor seperti industri dan pariwisata semakin mendukung penjualan automotif khususnya roda empat di kedua wilayah tersebut,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Okezone.

Terhitung sepanjang 2015, kendaraan Toyota terjual lebih dari 15 ribu unit dan berhasil meraup pangsa pasar sebesar 32,9 persen untuk wilayah Kalimantan Selatan. Sedangkan untuk wilayah Jawa Barat, terjual lebih dari 60 ribu unit dan berhasil meraup pangsa pasar sebesar 31,2 persen untuk wilayah Jawa Barat.

“Kami yakin angka pencapaian ini akan terus berkembang seiring pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah,” pungkas Martogi.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini