Share

Ratusan Jeep Cherokee & Wrangler Bekas Kebakaran Dilelang

Anton Suhartono, Jurnalis · Rabu 02 Maret 2016 07:46 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 01 15 1325081 ratusan-jeep-cherokee-wrangler-bekas-kebakaran-dilelang-4x61fV127b.jpg Mobil bekas korban kebakaran dalam ledakan di Tianjin, China, dilelang secara ilegal oleh diler dan bengkel-bengkel di negara itu (Foto: Reuters)

BEIJING - Masih ingat dengan ledakan dan kebakaran di gudang pelabuhan di Tianjin, China, pada 12 Agustus 2015? Peristiwa itu menghanguskan puluhan ribu mobil dari berbagai merek serta menewaskan 173 orang.

Kini mobil-mobil itu diperbaiki kembali oleh pihak ketiga lalu dilelang dengan harga "miring".

Sebuah diler di Qingdao, Provinsi Shandong, pada 26 Februari 2016 menggelar lelang dan berhasil melepas 150 unit Jeep Grand Cherokee bekas kebakaran dalam tiga jam. Demikian dilaporkan People’s Daily Online. Beberapa lelang lainnya dilaporkan juga sudah digelar di provinsi lain.

Para ahli sudah memperingatkan bahwa produsen mobil tidak akan bertanggung jawab jika terjadi permasalahan pada mobil-mobil itu.

Total ada 20 ribu yang diparkir di dekat titik ledakan dan kebakaran di pelabuhan Tianjin. Pada saat itu, produsen mobil yang unitnya hancur berjanji tidak akan merestorasi dan menjual produk mereka lagi. Namun ada pihak yang mencoba mengambil keuntungan. Mereka mengambil mobil-mobil yang seharusnya dihancurkan. Mobil-mobil tersebut direstorasi oleh diler-diler dan bengkel independen.

Grand Cherokee yang harga standarnya 500 ribu yuan atau sekira Rp1 miliar, setelah direstorasi dijual hanya 300 ribu yuan atau sekira Rp613 juta.

Sebelumnya atau pada 18 Januari digelar lelang di Tianjin. Unit yang dijual adalah Grand Cherokee dan Wrangler. Saat itu unit termahal yang dilepas dibanderol 200 ribu yuan.

Hasil restorasi terlihat sempurna. Konsumen tidak akan mengira bahwa mobil itu adalah korban kebakaran Tianjin.

Sementara itu pejabat terkait di Beijing mengungkapkan, komponen-komponen vital pada mobil mungkin tidak bekerja secara sempurna lagi. Agar tidak tertipu, warga diminta mengecek vehicle identification number (VIN) ke website masing-masing produsen untuk mengetahui status mobil tersebut.

Chrysler China sudah merilis 3.435 VIN mobil-mobil yang menjadi korban kebakaran Tianjin. Mobil-mobil itu sudah masuk dalam blacklist. Chrysler juga memastikan tidak terlibat dalam lelang yang dilakukan di berbagai provinsi itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini