nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Selalu Pelek Mobil Pecah atau Retak karena Kualitasnya Buruk

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Kamis 02 Juni 2016 06:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 06 02 15 1404011 tidak-selalu-pelek-mobil-pecah-atau-retak-karena-kualitasnya-buruk-CyHWl3raCb.jpg Kenali penyebab pelek penyok (ist)

TANGERANG - Walaupun sudah dibalut dengan ban, pelek mobil bisa saja pecah atau retak. Penyebabnya bisa banyak faktor.

Tony Utama, head judge Asia Pacific Car Tuning (Apact) menegaskan, belum tentu hal tersebut terjadi karena kualitas pelek yang buruk.

"Saya tidak pernah menyalahkan produk tapi balik lagi cara penggunannya. Sekarang kita tahu ada pelek kw (imitasi). Nah, kalau cara penggunaannya fatal ya bisa patah. Begitu juga pelek asli yang katanya kuat, tapi kalau kita pakai fatal sama saja bisa patah juga," ujar Tony.

Jadi, lanjut Tony, sebuah komponen kendaraan sebenarnya bukan penyebab utama pengguna mobil celaka. Namun pola berpikir dan cara berkendara yang harus diperbaiki.

Terkait umur pelek, kata dia, tidak ada umur pakai yang baku. Selama masih bagus, berarti aman digunakan.

"Kecuali sudah karatan. Karena kan ada pelek yang dibuat dari besi dan aluminium. Mau sampai kapanpun masih bisa digunakan karena tebal, jarang sekali rusak. Apalagi pelek-pelek yang harganya selangit itu daya tahannya lumayan. Tapi balik lagi ke cara penggunaannya," pungkas Tony.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini