nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Para Diler Minta Ford Motor Indonesia Beli Kembali Mobil Mereka

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Senin 27 Juni 2016 15:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 06 27 15 1426393 para-diler-minta-ford-motor-indonesia-beli-kembali-mobil-mereka-W71nVD2PSz.jpg Ilustrasi penjualan Ford di pameran automotif Jakarta (foto: Mufrod/Okezone)

JAKARTA - Tidak sedikit konsumen batal membeli mobil Ford karena Ford Motor Indonesia (FMI) akan menghentikan segala aktivitas bisnisnya di Indonesia. Akibatnya stok mobil Ford di diler resmi menumpuk. Hal itu dikeluhkan oleh Andee Y Yoestong, president director PT Kreasi Auto Kencana (KAK), salah satu mitra Ford. Ia mengharapkan FMI membeli kembali (buy back) mobil-mobil yang menumpuk di diler.

"Nasib stok, kami usahakan saat ini meminta kepada Ford supaya buy back. Kami sudah sampaikan karena gara-gara pengumuman itu kami menderita kerugian, orang tidak mau membeli mobil. Ada juga yang mengembalikannya. Ya kami bilang Ford harus ambil kembali dong," kata Andee di Jakarta, Senin (27/6/2016).

Dijelaskan Andee, dalam keadaan normal, Ford akan mengirim mobil sesuai permintaan dari diler. Maka secara otomatis, saat mobil dikirim tagihan langsung masuk ke bank. Bila penjualan mandek, maka diler tidak mempunyai modal membayar ke bank sementara bunga terus meningkat.

"Karena Ford ini dalam kondisi benar, Ford suplai barang ke kami sesuai apa yang kami order. Langsung dia masukkan ke bank. Nah kami jadi utang ke bank dalam kondisi berjalan oke (sebelum memutuskan hengkan). Tetapi kondisi seperti sekarang ini mobil yang kami pegang mau kami kembalikan karena orang batal beli. Kami jadi utang ke bank, bunga jalan terus," terangnya.

Soal besaran buy back, Andee tidak bisa menyebutkan angka pastinya karena stok di setiap diler berbeda-beda.

"Nilai buy back tergantung berapa unit yang masing-masing diler punya. Tentunya harga yang harus mereka beli sama dengan pada saat kami beli ke Ford," pungkas dia.

Sebagai informasi, enam grup diler penjualan dan servis Ford di Indonesia yang membawahi 31 outlet dealer melayangkan surat somasi dan tuntutan ganti rugi sekira Rp1 triliun kepada PT Ford Motor Indonesia (FMI), Ford Motor Company (FMC) Amerika, dan Ford International Services (FIS). Tuntutan ini dilayangkan terkait rencana FMI yang secara sepihak memutuskan akan menutup seluruh operasionalnya di Indonesia.

Sebanyak 31 diler tersebut berkontribusi terhadap 85 persen dari total penjualan penjualan Ford di Indonesia di 2015.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini