Penjualan Mobil Turun, Bisnis Kaca Film Ikut Terpukul

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Senin 15 Agustus 2016 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 15 15 1463597 penjualan-mobil-turun-binis-kaca-film-ikut-terpukul-Pp77kvFDrV.jpg Ilustrasi produk kaca film Llumar (Foto: Okezone)

TANGERANG - Penurunan penjualan mobil secara nasional mulai dirasakan sejak tahun lalu. Rupanya penurunan penjualan mobil berimbas pada bisnis kaca film.

Herrys Winata, marketing manager PT Jaya Kreasi Indonesia, yang membawahi tiga brand yakni LLUMAR, CPF1, dan Sunmaster, membenarkan hal tersebut. Penurunan penjualan kaca film mulai dirasakannya sejak akhir 2015.

"Kami tahun ini benar-benar terpukul karena penjualan mobil turun dari akhir tahun lalu kami sudah berasa. Kami sedang jaya-jayanya di 2010 dengan produk CPF1 yang merupakan backbone kami pada model Avanza dan Xenia. Nah produk kami itu terangkat di situ karena pada saat itu penjualan Avanza dan Xenia sangat bagus. Mulai-mulai tahun ini mungkin orang mulai jenuh karena itu mobil lebih dari 12 tahun. Kemudian munculah mobil-mobil baru yang menggunakan brand kaca film lain. Jadi tahun ini persaingan semakin ketat, ditambah lagi banyaknya brand-brand kaca film baru yang masuk," ujar Herrys, di ICE BSD City, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Demi meningkatkan kembali penjualan kaca film di tengah kondisi seperti ini, Herrys mengaku telah menyiapkan beragam strategi termasuk mengenalkan kembali tiga brand kaca film asal Amerika tersebut kepada masyarakat.

"Sudah pasti kami akan melakukan remind kepada konsumen terhadap merek kami. Kemudian kami akan berbicara soal eksistensi kami. Kemudian kami juga akan semakin meningkatkan kualitas produk sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh pelanggan," terang Herrys.

Dengan adanya GIIAS, lanjut Herrys, diharapkan bisa mendongkak penjualan mobil secara nasional. Bila penjualan mobil meningkat maka imbasnya ke bisnis kaca film.

"Kalau kami optimis bahwa ini akan ada perbaikan dari perekonomian, kenapa Gaikindo sendiri optimis akan pulih. APM pun berani untuk mengeluarkan mobil baru. Imbasnya pasti ke kaca film, karena backbone kami untuk main di APM yang meluncurkan mobil baru," tutup Herrys. (ton)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini