Enam Hal yang Harus Dilakukan saat Mobil Mogok atau Pecah Ban

Kamis 01 September 2016 21:19 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 01 15 1479033 enam-hal-yang-harus-dilakukan-saat-mobil-mogok-atau-pecah-ban-yig80U9zb8.jpg Ilustrasi mobil mogok (Foto: Okezone)

JAKARTA – Bahu jalan tol digunakan untuk kendaraan yang mengalami keadaan darurat seperti mogok atau ban pecah. Akan tetapi, sikap waspada harus tetap diperhatikan saat menepikan kendaraan di bahu jalan.

Maka dari itu, sangat penting bagi pengemudi untuk memperhatikan apa saja yang harus dilakukan saat mengalami keadaan darurat. Baik pecah ban atau mogok di jalan.

Seperti dikutip dari PR Online, Kamis (1/9/2016), berikut ini adalah tindakan-tindakan yang dapat dilakukan ketika menepi di bahu jalan:

1. Tempatkan kendaraan sepenuhnya di area rumput. Jika tidak memungkinkan, bisa juga setengah badan mobil di area rumput dan setengahnya lagi di bahu jalan.

2. Pasang penanda segi tiga pengaman di belakang mobil sebagai tanda adanya keadaan darurat. Pasang sekira 25 meter sampai 50 meter di belakang mobil.

3. Jika tidak mempunyai segi tiga pengaman atau mungkin tertinggal, bisa gunakan benda apapun sebagai pengganti dari segi tiga pengaman tersebut. Gunakan benda dengan warna yang mencolok agar pengendara di belakang dapat melihatnya.

4. Jika kondisi kendaraan sedang berpenumpang, pastikan semua penumpang keluar dari mobil. Tempatkan mereka di area rumput dengan jarak yang cukup jauh di belakang mobil untuk menghindari tabrakan atau kecelakaan.

5. Jika hanya seorang diri, sebaiknya jangan melakukan perbaikan kendaraan sendirian. Tunggu hingga mobil patroli melintas atau bisa meminta bantuan seseorang lewat telefon.

6. Setelah mobil diperbaiki dan dapat melaju kembali, kendarailah mobil dengan kecepatan rendah dan lakukan hal tersebut di bahu jalan terlebih dahulu. Setelah kondisi kendaraan dirasa cukup baik, pengendara bisa melanjutkannya ke lajur utama.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini