Bisnis Mobil Mewah Second Lesu, Penjualan Turun 50%

Pius Mali, Jurnalis · Jum'at 28 Oktober 2016 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 28 15 1527106 bisnis-mobil-mewah-second-lesu-penjualan-turun-50-nEr4lkSXUQ.jpg ILustrasi mobil bekas Mercedes Benz (foto: Okezone)

JAKARTA - Mobil mewah bekas pakai kini banyak ditawarkan di bursa mobil bekas (mobkas), salah satunya di lantai 3 Mega Glodok Kemayoran (MGK), Jakarta Pusat. Di sentra mobkas indoor tersebut beragam mobil mewah merek Eropa bekas banyak dijual.

Pedagang spesialis mobil CBU dari showroom DS Motor, Ronny, mengatakan ada beragam model yang ditawarkan, mulai dari jenis sedan, multi purpose vehicle (MPV), hingga sport utilit vehicle (SUV).

"Ada sedan Mercedes Benz dan BMW, itu paling laku. Lalu Lexus, terus merek Audi di bawahnya. Toyota Alpahard dan Jeep juga banyak," ujar Ronny, di Jakarta, Jumat (28/10/2016).

Soal penjualan unit, lanjut Ronny, saat ini sedang sepi. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya penurunan mencapai 50 persen. Meski demikian, mobil mewah bekas tetap ada peminatnya dan ia yakin tidak ditinggal pembeli.

"Jualan memang ada, tapi sepi. Dalam sebulan sekarang jual lima unit itu paling banyak. Kalau dulu bisa sampai 10 unit," paparnya.

Sementara itu, Rinie dari Delta Automobile, mengatakan menjual mobil mewah lebih membutuhkan kesabaran dibanding mobil-mobil reguler. Serupa dengan Rony, di showroom-nya penjualan juga mengalami penurunan.

"Kami jualnya campur, enggak spesialis mobil mewah saja. Yang mobil mewah agak lama jualannya dibanding mobil Jepang karena biasanya lebih mahal. Untuk sistem pembayarannya sama, bisa cash atau kredit. Kalau kredit, down payment (DP) 40-50 persen dari harga dengan tenor tiga sampai empat tahun," pungkas dia.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini