Tanda Pelumas Motor Sudah Harus Diganti

Agregasi QueenRiders.com, Jurnalis · Senin 31 Oktober 2016 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 31 15 1528855 tanda-pelumas-motor-sudah-harus-diganti-dHS8UEruwV.jpg Ilustrasi

Tahu kapan waktunya kamu harus ganti oli? Mungkin kalian tahu atau pernah dengar jika pada umumnya setelah sepeda motor menempuh jarak 2.000 kilometer (km), oli harus diganti. Atau ada juga yang bilang, setiap satu bulan, harus ganti pelumas. Apa benar?

Dikutip dari Queenriders.com, pelumas memiliki fungsi yang sangat vital, ada baiknya anda memeriksa kondisi pelumas sebelum tercapainya jarak tempuh atau pun masa pakai yang dianjurkan pabrikan motor.

Caranya mudah, yaitu dengan melihat warna dari pelumas yang digunakan melalui dipstick atau tutup lubang pengisian oli yang memiliki lidah untuk mengetahui kapasitas pelumas dan kondisi pelumas di dalam ruang mesin.

Lalu, posisikan sepeda motor dengan standar tengah di tempat yang datar dan berlantai keras, setelah itu nyalakan selama 2-3 menit, lalu matikan mesin. Buka dipstick oli dan bersihkan dengan lap. Celupkan kembali dipstick ke bak oli tanpa menguatkannya.

Periksa kondisi oli apakah sudah berwarna kehitaman, yang menjadi tanda pelumas harus diganti. Jika sulit menentukan warnanya, ciumlah sisa oli tersebut, jika sudah berbau seperti gosong bisa menjadi pertanda oli harus diganti.

Nah, jika pelumas belum berwarna kehitaman atau berbau gosong, periksa tinggi oli pada dipstick jika sudah mendekati garis minimal, tambahkan oli yang sesuai hingga batas maksimal atau garis tertinggi dipstick, lebih baik lagi jika pelumas dikuras dan diganti baru.

Kurangnya kapasitas oli dapat menyebabkan kinerja mesin terganggu karena oli tidak bisa melumasi keseluruhan bagian mesin. Makanya, selalu pastikan pelumas terbaik untuk motor anda dan pastikan kondisinya selalu dalam kondisi terbaik.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini