Kembali ke ITS, Bagaimana Hasil Uji Coba Skuter Listrik GESITS?

Nurul Arifin, Jurnalis · Rabu 16 November 2016 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 16 15 1542643 kembali-ke-its-bagaimana-hasil-uji-coba-skuter-listrik-gesits-yUgLWdwbeF.jpg Skuter listrik GESITS tiba kembali di ITS (Foto: Nurul/Okezone)

SURABAYA - Skuter listrik GESITS tiba kembali di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya setelah menuntaskan uji coba sejauh lebih dari 1.200 kilometer dari Jakarta hingga Bali. Perjalanan dimulai dari Kantor Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Jakarta pada 7 November 2016 dilepas oleh Menteri M Nasir.

Uji coba ini melibatkan lima skuter GESITS, di mana dua di antaranya merupakan kendaraan cadangan.

Salah seorang rider skuter GESITS, Grangsang Setia Ramadhani, mengatakan, GESITS baru tiba di ITS pada Selasa 15 November 2016 pagi. Menurut dia, ada enam rider yang menunggangi GESITS dari Jakarta dan Bali. Lima di antaranya berkendara secara bergantian.

"Hanya GESITS berwarna hitam saja tidak diganti karena memang saya kendarai sendiri," katanya.

Grangsang menjelaskan, secara umum uji coba berjalan lancar. Ada beberapa tantangan yang dihadapi seperti jalan macet saat masih berada di Jakarta. Apalagi, cuaca saat itu cukup panas. Tim terpaksa melajukan kendaraan dengan kecepatan rendah.

"Kemacetan itu sewaktu berada di Cakung. Saat itu memang cuaca panas dan jalannya padat. Kami mengikuti traffic saja dengan kecepatan antara 10 hingga 20 kilometer/jam dan tidak ada kendala," ungkapnya.

Tim GESITS lalu berhenti di Cikarang, Jawa Barat. Di tempat itu dilakukan pengecekan serta penggantian baterei. Disepakati, setiap etape berjarak 70 kilometer. Ini berlaku selama perjalanan sampai ke Bali. Jarak 70 km merupakan daya jelajah yang dianggap aman untuk baterai GESITS.

Saat ini tim masih menggunakan sel baterai impor produksi Panasonic. Kedepannya tim berharap dapat menciptakan sel baterai sendiri, termasuk dalam menangani proses daur ulangnya. Untuk itu, tim juga melibatkan para ahli dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Uji lapangan ini memang dilakukan pada siang hari. Sehingga pada malam hari harus menginap di beberapa tempat. Saat malam dicek ulang kondisi kendaraan, mulai dari baterai, belt, ban, hingga kondisi motor keseluruhan. Alhamdulilah uji lapangan ini tuntas hingga ke Bali," pungkas Grangsang.

Seperti diketahui, GESITS merupakan skuter listrik hasil besutan Tim Mobil Listrik Nasional (Molina) ITS bersama Garansindo. Skuter listrik ini akan diproduksi massal pada akhir 2017 setelah menyelesaikan beberapa tahapan pengujian. GESITS menggunakan baterai 3 kWh dan mampu menempuh 80-100 kilometer untuk sekali isi ulang. Kecepatan maksimumnya 100 km/jam.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini