Penjualan Mobil Lesu, Bisnis Aksesori Ikut Kena Imbas

Pius Mali, Jurnalis · Jum'at 25 November 2016 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 24 15 1550725 penjualan-mobil-lesu-bisnis-aksesori-ikut-kena-imbas-ZmFr5lbLzF.jpg Penjualan mobil yang belum bergairah mempengaruhi minat konsumen untuk memasang aksesori mobil (Okezone)

JAKARTA - Penjualan mobil baru dan bekas yang masih belum bergairah juga memengaruhi minat konsumen terhadap produk aksesori mobil.

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pengusaha Aksesoris Mobil Indonesia (Pahami), Irwan Kusuma mengatakan, penurunan minat konsumen untuk memasang aksesori mobil terjadi sejak 2015 dan terus merosot hingga saat ini.

"Memang harus diakui semenjak 2015 dan masuk ke 2016 ini bukan hanya aksesori saja, semua pasar dunia automotif mengalami penurunan. Apalagi situasi politik enggak mendukung, cukup memengaruhi kami punya pasar," ujar Irwan saat launching ceremony Pahami di Jakarta, Kamis 24 November 2016 malam.

Kondisi ini, lanjut Irwan, diperparah dengan sifat aksesori yang bukan sebagai komponen utama kendaraan. Aksesori hanya dipakai untuk menunjang penampilan kendaraan sehingga keberadaannya tidak menjadi sesuatu yang penting.

"Apalagi dibilang aksesori itu kan orang beli mobil, boleh pasang atau enggak. Kalau enggak pasang pun tetap jalan mobilnya. Ini kan (hanya) menyangkut hobi dengan tren. Jadi memang berpengaruh sekali dengan kondisi pasar automotif saat ini," pungkas dia.(mli)

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini