Audio Mobil Standar Pabrikan Makin Keren, Produk Aftermarket Bakal Tergerus?

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Senin 27 Februari 2017 03:40 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 27 15 1628757 audio-mobil-standar-pabrikan-makin-keren-produk-aftermarket-bakal-tergerus-JcU6hfxUQi.jpg Ilustrasi audio mobil (Foto: Santo/Okezone)

JAKARTA - Mengikuti perkembangan sekaligus kebutuhan konsumen, hampir semua produsen mobil memasangkan perangkat terbaru, salah satunya sistem infotainment yang terdiri dari head unit, speaker, dan tweeter. Dengan begitu, audio mobil standar pun sudah baik dan berkualitas. Lantas, apakah perangkat audio dari aftermarket akan tergerus?

Max Adam Kamil, head of promotions Pioneer Indonesia mengatakan, " Sebenarnya kita bikin produk aftermarket lebih kedepan ketimbang OEM (original equipment manufacturer), biarpun pangsa pasarnya agak sedikit turun, karena dunia pabrikannya makin lama semakin besar dibanding dulu.”

Bagaimanapun juga, tambah dia, produk yang dikeluarkan oleh pabrikan selalu ada kekurangannya. "Contoh, kalaupun head unit sudah canggih, biasanya belum ada amplifier, subwoofer, dan lainnya. Kebutuhan di mobil itu banyak banget. Mungkin head unit sudah canggih, tapi pasti ada yang lebih canggih lagi seperti yang bisa terkoneksi ke iPhone, bisa pakai aplikasi untuk navigasi. Di beberapa mobil memang sudah ada, tapi kami mengejar untuk semua mobil di aftermarket," terang pria yang akrab disapa Adam itu.

Hal senada disampaikan Wahyu Tanuwidjaja, direktur dan pemilik PT Audioworkshop. Ia mengatakan perangkat audio aftermarket tidak semuanya akan tergerus.

"Saya kebanyakan bergerak di speaker dan amplifier, tidak di head unit. Tapi menurut saya tidak akan tergerus, mungkin bagi yang memegang head unit agak tergerus. Tapi selama ada orang yang ingin mobilnya tampil beda, akan ada selalu," ungkapnya.

Menurut dia, pasar audio akan tergerus bila pengaplikasiannya ke mobil tidak benar, sehingga menghasilkan suara yang tidak berkualitas.

"Tergerus pasarnya kalau Anda sembarangan pasang perangkat audio. Misalnya Ford Fiesta itu suaranya sudah bagus, kalau enggak hati-hati diubah maka suaranya akan lebih jelek. Itu yang bisa membuat produk aftermarket tergerus," ucap dia. (san)

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini