nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tidur Bisa Sebabkan Polusi Udara Tinggi, Ini Penjelasannya

Anton Suhartono, Jurnalis · Selasa 11 April 2017 13:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 04 11 15 1664237 polisi-tidur-bisa-sebabkan-polusi-udara-tinggi-ini-penjelasannya-TAAODPLVUb.jpg (BBC)

LONDON - Polisi tidur berguna memaksa mobil untuk mengurang kecepatan di jalan-jalan tertentu. Hal ini bisa mengantisipasi kecelakaan akibat mobil atau motor yang mengebut. Namun di sisi lain, polisi tidur ternyata punya efek negatif, yaitu mobil bisa melepas emisi lebih banyak.

Hasil penelitian terbaru yang dilakukan Imperial College London, Inggris, mengungkap bahwa produksi gas berbahaya dari mobil meningkat dua kali lipat. Demikian dikutip dari MailOnline.

Untuk mobil diesel yang melewati polisi tidur bisa memproduksi nitrogenoksida 98 persen lebih banyak dibandingkan saat melewati jalan rata.

Alasannya, saat laju mobil diperlambat karena akan melintasi polisi tidur, produksi gas berbahaya di mobil akan meningkat drastis dibandingkan saat kendaaan melaju dalam kecepatan statis.

Temuan ini bakal menjadi landasan bagi dewan untuk mengusulkan kepada pemerintah menghilangkan semua polisi tidur di jalanan atau setidaknya memodifikasinya. Isu ini tampaknya akan menjadi bagian dalam pemaparan strategi udara bersih di Inggris pada akhir April 2017.

Wali Kota London Sadiq Khan bahkan akan mengurangi populasi mobil diesel pada 2018. Ia akan menghapus taksi diesel pada 2018. Selain itu mobil berpolusi tinggi akan dikenakan biaya 12,5 poundsterling setiap melewati jalan-jalan tertentu di London.

Kendaraan diesel memproduksi nitrogenoksida empat kali lipat lebih banyak dari mobil bermesin bensin. Bahkan, particulate matter-nya (pm) lebih banyak 22 kali lipat.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini