nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsumsi BBM Mobil LCEP Diharapkan Bisa di Atas 23 Km/Liter

Anton Suhartono, Jurnalis · Kamis 27 April 2017 17:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 04 27 15 1678027 konsumsi-bbm-mobil-lcep-diharapkan-bisa-di-atas-23-km-liter-HVSvwlKhqp.jpg Suasana booth di IIMS 2017 (Foto: Antara)

JAKARTA - Pemerintah sedang menggodok program baru sebagai kelanjutan dari low cost green car (LCGC) yakni low carbon emission programme (LCGC). Mobil-mobil yang masuk program ini akan mendapatkan insentif dalam pengurangan pajak. Tapi, ada syarat yang harus dipenuhi pada kendaraan LCEP.

Pengurangan konsumsi bahan bakar bisa dicapai dengan penggunaan mesin berbahan bakar gas atau yang menggunakan kombinasi motor listrik atau biasa disebut dengan hybrid.

Pemetintah juga akan menggalakkan produsen mobil untuk memasarkan mobil hybrid melalui LCEP.

"Kalau LCEP itu masih dalam regulasi karena kami akan dorong juga hybrid dengan electric motor yang hitungannya nanti seperti yang disampaikan Pak Wapres, yaitu tiga low. Jadi nanti kilometer per liternya itu berapa, targetnya LECP itu di atas 22 atau 23 kilometer per liter," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, di sela pembukaan pameran automotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Soal waktu penerapannya, Airlangga menuturkan masih menunggu kesiapan dari berbagai pihak. Namun, LCEP diharapkan bisa berbarengan dengan penerapan standar emisi Euro4 di Indonesia karena dua hal ini juga saling berkaitan. Pasalnya, selain konsumsi bahan bakar lebih sedikit, kendaraan LCEP juga dituntut beremisi rendah.

"Penerapan sedang dipersiapkan, kemungkinan ini bisa bersamaan dengan tersedianya Euro4. Di dunia ini sudah Euro4 semua. (Kendaraan) yang masuk ke Indonesia harus 'dioplos' dulu di Singapura untuk diturunkan (down grade). Pada 2019 ditargetkan bisa Euro4 karena kilang yang di Cilacap sudah selesai, Bahkan, targetnya bukan hanya Euro4. Kami bicara dengan ESDM targetnya bisa sampai Euro5, dengan demikian Euro4-nya sudah bisa terpenuhi," kata Airlangga.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini