Menyiksa Agya di Bandung

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Senin 22 Mei 2017 09:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 22 15 1696653 menyiksa-agya-di-bandung-UI19RhLDJR.jpg Toyota Agya (Foto: Dokumentasi TAM)

BANDUNG - Beberapa waktu lalu PT Toyota Astra Motor (TAM) agen pemegang merek mobil Toyota di Indonesia mengajak puluhan wartawan nasional dan lokal untuk merasakan new Agya ke kawasan Lembang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sebelumnya TAM juga pernah mengajak sejumlah media untuk melakukan impresi awal new Agya di Ancol, Jakarta Utara. Saat itu rute yang dilalui cukup pendek dan medannya kurang bervariasi.

Pada test drive kali ini, Toyota memilih Lembang. Selain rutenya cukup representatif, yakni variasi antara jalan datar, menanjak-menurun, dan sempit, kawasan itu juga menjadi tempat nongkrong anak muda, sesuai dengan segmen yang dibidik.

TAM menyiapkan enam unit new Agya, lima di antaranya bermesin 1,2 liter transmisi otomatis dan manual, serta satu unit new Agya 1 liter. Okezone mendapat kesempatan mengendarai Agya 1.2L bertransmisi otomatis 4 percepatan.

Perjalanan dimulai dengan membelah keramaian lalu lintas Kota Bandung. Dengan panjang 3.660 milimeter dan lebar 1.600 mm, city car ini mudah bermanuver di kondisi jalan macet. Setelah melewati lalu lintas kota yang padat, rombongan bergerak menuju Jalan Dago Giri, tepatnya ke Lawangwangi Creative Space & Cafe. Jalan sempit dan tanjakan menjadi lokasi yang tepat untuk menguji performa new Agya.

Berdasarkan data pabrikan, mobil low cost green car (LCGC) ini dibekali mesin injeksi berkapasitas 1.200 cc dengan teknologi dual VVT-i. Mesin mampu memproduksi tenaga 88 ps pada 6.000 rpm dan torsi 11 kgm pada 4.200 rpm. Ketika melewati jalan menanjak sekira 40 derajat dengan kondisi kabin diisi empat orang ditambah barang bawaan di bagasi belakang, mobil masih nyaman melahap tanjakan. Saat itu tuas transmisi berada di D4.

Jalan berkelok tidak menjadi masalah besar bagi Agya, mengingat radius putarnya 4 meter lebih sehingga mudah untuk mengubah arah di jalan perkotaan. Apalagi adanya perbaikan pada lingkar kemudi memudahkan pengendara dalam mengoperasikan dan mengontrol kendaraan.

Perjalanan menuju Mulberry Hill, rombongan dihadapkan pada banyak jalan berlobang dan semi offroad. Ketika melewati jalan tersebut, suspensi terasa cukup keras. Mengenai suspensi memang sengaja di-setting keras untuk mengejar supaya pengendalian (handling) yang baik.

New Agya ditawarkan dalam lima varian, mulai 1.0L G M/T sampai varian tertinggi 1.2L TRD A/T.

Pada bagian eksterior new Agya terdapat beberapa perubahan mulai dari penempatan logo burung Garuda yang sebelumnya ada di kap mesin, kini berpindah ke grille. Perubahan lainnya berlanjut ke grille, lampu utama, lampu kabut, lampu belakang LED, dan spoiler atas. Semuanya tampil dengan desain baru.

Interior juga tampil baru yakni pada bagian instrument cluster, door trim, bucket seat, dan head unit. (san)

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini