Share

Ini Alasan Viar Meluncurkan Skutik Listrik

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Selasa 06 Juni 2017 22:25 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 06 15 1709388 ini-alasan-viar-meluncurkan-skutik-listrik-QHd8NKj85C.jpg Viar Q1 motor listrik (foto: Okezone)

JAKARTA - PT Triangle Motorindo (TM) selaku produsen sepeda motor Viar Indonesia baru saja meluncurkan produk terbarunya yaitu sekuter matik (skutik) listrik Q1, di Jakarta, Selasa (5/6/2017). Bisa dikatakan sepeda motor listrik masih belum ramai di Indonesia, hanya ada beberapa pabrikan yang menjualnya, itu pun dibawa utuh atau completely built up (CBU). Berbeda dengan TM yang mendatangkan hampir semua komponen motornya dari China dan dirakit di pabriknya yang ada di Semarang.

"Lewat Q1 kami memberikan andil terutama mengurangi polusi udara. Karena itu kami memberanikan diri untuk meluncurkannya. Di negara lain sudah banyak yang memulai menggunakan motor listrik supaya bisa mengurangi pemanasan global yang menjadi masalah sekarang ini di dunia," ujar Presiden direktur PT TM, Ignatius Kartiman, di sela peluncuran.

Ignatius menambahkan, bicara energi pasti ada kaitannya dengan bahan bakar minyak (BBM). Untuk menghindari pemakaian bahan bakar yang berlebih pemerintah sudah mengupayakan banyak hal, termasuk mengembangkan energi alternatif pengganti BBM.

"Berarti dengan kita memproduksi motor listrik setidaknya sudah tidak tergantung lagi pada BBM, gas, dan lainnya," papar Ignatius.

Kata Ignatius dalam mengembangkan skutik listrik Viar tidak sendiri, ada banyak pihak yang mendukung dan telibat sampai pada akhirnya munculah Q1.

"Saya berterima kasih kepada Bosch yang sudah mendukung dan bekerja sama dengan produk kami. Ini saya katakan inovasi betapa hebatnya teori, tapi bila tidak diimplementasikan sama saja sia-sia. Juga berterima kasih kepada perusahan listrik negara yang mendukung bahkan akan menfasilitasi yang berkenaan dengan kelistrikan. Dan Universitas Gadjah Mada yang telah mendorong inovasi ini menjadi kenyataan yang membanggakan bagi calon pemakainya," pungkas Ignatius.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini