Tren Menjual Mobil Baru Secara Online di Indonesia

Anton Suhartono, Jurnalis · Senin 03 Juli 2017 07:07 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 02 15 1726789 tren-menjual-mobil-baru-secara-online-di-indonesia-UIUMtbeUM6.jpg Pameran mobil (Okezone)

JAKARTA - Era digital tidak bisa dihindri. Salah satu indikasinya toko-toko online yang menjajakan barang maupun jasa sudah menjamur. Bahkan tidak menutup kemungkinan penjualan mobil baru ke depan dilakukan secara online.

Chief Executive Auto2000 Agus Prayitno mengatakan, kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak ingin repot dalam membeli barang. Namun ia menegaskan untuk pembelian mobil baru secara online masih perlu waktu untuk beradaptasi. Saat ini memang ada beberapa perusahaan yang menyediakan fasilitas online, termasuk Auto2000, namun peminatnya masih sedikit.

"Kami mempersiapkan ke sana, tetapi masih terlalu kecil (pembelian online). Kami mempersiapkan itu istilahnya brick and click, brick-nya itu cabang-cabang. Kami punya 108. Click-nya itu bagaimana kami mendapatkan prospek dari dunia maya, internet. Tapi kecil sekali persentasenya. Sebulan baru 50-60 unit. Tapi kalau ditanya siap, kami sudah siap," terang Agus.

Ia pun menepis maraknya penjualan mobil secara online ke depan akan berpengaruh pada pekerjaan salesman atau pramuniaga. Menurut dia peran pramuniga tetap dibutuhkan di era digital.

"Sebab nanti tetap harus ada yang men-delivery, tetap harus ada yang menjelaskan fitur-fitur dan sebagianya. Jadi itu yang namanya brick and click. Dua-duanya harus kuat. Selama ini kan orang bilang yang penting cabangnya banyak dan salesman-nya banyak, enggak juga. Karena ke depan teknologi itu akan mirip-mirip di (setiap) mobil. Yang penting bagaimana agar customer tidak repot," pungkasnya. (san)

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini