Share

Cek Kaki-Kaki Mobil Usai Digunakan Mudik, Begini Caranya

Anton Suhartono, Okezone · Senin 03 Juli 2017 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 03 15 1727275 cek-kaki-kaki-mobil-usai-digunakan-mudik-begini-caranya-oJK3NVeQkq.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Usai melakukan perjalanan jauh saat mudik, mobil perlu dicek kondisinya agar kembali prima digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Bagian yang tak boleh luput dari pemeriksaan adalah kaki-kaki.

Berbeda dengan musim mudik tahun-tahun sebelumnya, saat ini kondisi jalan memang sudah relatif lebih baik, terutama karena sudah dioperasikannya jalan tol operasional dan fungsional. Meski demikian, bukan berarti melewati jalan tol kendaraan bebas dari permasalahan pada bagian bawahnya. Beberapa ruas tol memiliki kontur jalan yang tidak rata, apalagi tol fungsional. Selain itu beton juga memengaruhi kondisi karet ban.

Apalagi saat ini banyak mobil yang sudah menggunakan ban tubeless. Karet bundar tanpa ban dalam ini rentan rusak saat melewati jalan tidak rata.

Jika ingin memastikan kondisi ban sendiri, raba permukaan dan dinding ban pastikan tidak ada benjolan. Disarankan, pemudik memeriksa kembali kondisi kaki-kaki kendaraan ke bengkel. Apalagi jika di kampung halaman digunakan untuk bersilaturahim ke rumah kerabat yang kondisi jalannya rusak.

Jika mobil merasa tidak enak dikendarai, seperti 'membuang setir', pergerakan setir dan roda tidak kompak, ada ketidakseimbangan saat mobil dilakukan dalam kecepatan tinggi, maka jangan ragu untuk melakukan spooring and balancing.

Selain ban dan pelek, sistem suspensi yang mencakup shockbreaker dan pegas juga perlu diperiksa. Untuk mengecek apakah kondisi shockbreaker masih dalam kondisi baik atau tidak, tekan bodi mobil sekuatnya lalu lihat pantulannya. Jika terjadi ayunan berulang berarti saatnya mengganti shockbreaker. Hal yang sama juga berlaku apabila ayunan lebih tinggi dibanding dengan sebelum bodi mobil ditekan.

Periksa juga rem dan kanvasnya. Cara sederhana untuk mengeceknya adalah dengan menggunakan rem tangan. Rem tangan berhubungan dengan rem belakang mobil. Jika mengecek dengan cara ini, jangan lupa untuk mengingat posisi ketinggian tuas saat ditarik sehingga bisa membandingkan dengan posisi sebelum dan sesudahnya.

Saat posisi rem tangan bertambah tinggi, berarti rem bertambah tipis. Atau bisa juga didengar dari jumlah suara klik saat rem tangan diaktifkan. Apabila melebihi standar sebelum mobil digunakan untuk perjalanan jauh, aturlah kembali jarak rem dengan tromol.

Jika ingin memeriksa secara langsung, bukalah ban dan periksa ketebalan kanvas rem. Apabila ketebalan kurang dari 1 milimeter segera ganti dengan yang baru.

Selain hal-hal tersebut, perhatikan juga kondisi tuas rem tangan, roda kemudi, pedal rem, dan kopling untuk mobil bertransmisi manual. Setelah digunakan untuk perjalanan jauh, bisa jadi posisinya berubah sehingga memengaruhi kenyamanan ketika dikendarai.

Bagian lain yang juga tak kalah penting untuk diperiksa adalah cairan-caiaran di mobil, seperti oli mesin, oli rem, air aki, dan lainnya. Suhu panas kendaraan saat digunakan perjalanan jauh, apalagi terus menerus digunakan sangat memengaruhi oli. Konsultasikan dengan mekanik untuk memastikan apakah cairan sudah harus diganti atau belum.

Follow Berita Okezone di Google News

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini