nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Tahun Ajaran Baru, Pasar Mobil Bekas Lesu

Anton Suhartono, Jurnalis · Kamis 27 Juli 2017 18:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 27 15 1745154 imbas-tahun-ajaran-baru-pasar-mobil-bekas-lesu-5Kl4hqinWb.jpg (Carmudi)

JAKARTA - Pasar mobil bekas pasca-Lebaran kembali lesu. Beberapa sentra penjualan mobil bekas sepi pengunjung. Kondisi ini dikeluhkan oleh para pedagang. Setidaknya hal ini dialami oleh para pedagang di beberapa sentra seperti di Jakarta Timur dan Yogyakarta.

Ketua Ikatan Pedagang Mobil Bekas Jakarta Timur (IPMJ) Ahmad Fadilah mengatakan, fenomena sepinya pembeli sudah dirasakan sejak sepekan setelah Lebaran. Menurut dia, ada banyak faktor yang memengaruhi sepinya pembeli, salah satunya tahun ajaran baru sekolah.

"Kalau sekarang kebanyakan orang itu sibuk bayar daftar masuk sekolah. Tapi biasanya bulan-bulan ini hingga akhir tahun akan perlahan naik," kata Fadilah, Kamis (27/7/2017).

Hal serupa dialami di sentra mobil bekas di Yogyakarta. Pedagang mobil bekas Fritz n Co di Carsentro mengungkapkan, masyarakat fokus ke dana pendidikan ketimbang membeli mobil.

"Kalau di masa sekarang orang fokuskan uangnya ke sekolah anak-anaknya. Masa liburan sekolah juga memang jarang pembeli," terang Jojon Ardi, pemilik diler Fritz n Co.

Para pedagang memprediksi kondisi pasar mobkas baru kembali bergairah menjelang akhir tahun. Berdasarkan pengalaman peningkatan akan terjadi pada September hingga November mendatang.

"Fenomena yang terjadi itu memang membuat bisnis pedagang mobil bekas terganggu. Untuk itu sebenarnya sarana pemasaran para diler konvensional harus merambah dunia online. Hal itu bertujuan untuk meluaskan cakupan pemasaran dan menyentuh calon pembeli yang tersebar di berbagai wilayah,” ujar Chandra Sidik, head of marketing and PR Carmudi.

Menurut Chandra, alasan banyaknya penjual mobil bekas masuk ke platform online lebih disebabkan karena sepinya pembeli di diler. Stok mobkas milik pedagang pun menumpuk, membuat mereka menahan untuk membeli mobkas. 

Sementara itu dibandingkan Juni, jumlah total listing mobil bekas meningkat 3.567 unit di bulan ini. Peningkatan terbesar datang dari mobil dengan harga di bawah Rp100 juta.

Sementara itu merek mobil bekas Toyota masih mendominasi atau banyak dipasarkan penjual. Uniknya, untuk mobil Toyota bekas di bawah harga Rp100 juta, model Kijang seperti Krista, LX, hingga Grand, paling banyak coba dijual di platform online jual beli kendaraan.

(ton)

Berita Terkait

Mobil Bekas

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini