nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TOP AUTOS OF THE WEEK: Ribuan Mobil Mewah Tunggak Pajak

Anton Suhartono, Jurnalis · Minggu 30 Juli 2017 08:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 29 15 1746359 top-autos-of-the-week-ribuan-mobil-mewah-tunggak-pajak-XxJLyaQXes.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA - Data Polda Metro Jaya menyebut sebanyak 2.777.446 unit mobil dari total jumlah kendaraan di Jakarta mencapai 11.130.272 unit menunggak pajak. Ironisnya, sebanyak 1.354 unit di antaranya masuk kategori mobil mewah.

"Ada yang satu tahun, dua, bahkan tiga tahun yang pajak mobilnya belum dibayar. Ini kan memprihatinkan. Beli mobil bagus dan mahal mampu tapi bayar pajaknya tidak mau," kata Kasubdit Registrasi dan Administrasi (Regident) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Sumardji.

Sementara itu, data Pemerintan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menunjukkan tunggakan pajak dari seluruh kendaraan bermotor hampir mencapai Rp2 triliun.

Polda Metro Jaya tidak akan tinggal diam dan akan melakukan berbagai cara untuk menggugah kesadaran masyarakat agar membayar pajak. Hal serupa juga akan dilakukan pemprov yang akan mengerahkan juru sita.

Menurut Sumardji, polda akan melakukan razia gabungan di semua wilayah untuk menjaring mobil mewah dan kendaraan lain yang menunggak pajak.

Upaya lain yang akan dilakukan adalah mendatangi satu per satu pemilik kendaraan. Penagihan dengan cara ini bisa bekerja sama dengan pihak kelurahan, RT, RW, untuk melacak keberadaan alamat para pemilik kendaraan khususnya mobil mewah. "Cari ini masih kami koordinasikan dengan Pemprov DKI Jakarta untuk selanjutnya seperti apa," kata Sumardji.

Kasubdit Pembinaan dan Penegak Hukum (Bin Gakum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menambahkan, razia penunggak pajak sudah dilakukan sejak awal Juli. Razia dilakukan tim gabungan di lima wilayah DKI Jakarta. Sasarannya adalah kelengkapan surat-surat, termasuk yang belum membayar pajak.

"Kendaraan yang tidak dilengkapi STNK dilakukan tilang sesuai Pasal 288 Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Untuk urusan kendaraan yang pajaknya mati menjadi kewenangan Pemprov DKI," ungkapnya.

Selain itu, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta sudah memberlakukan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) sebagaimana tertuang dalam SK BPRD Nomor 1594 Tahun 2017 pada 19 Juli 2017. Penghapusan denda pajak diberlakukan mulai 19 Juli hingga 31 Agustus.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini