Tentangan Menjual Ducati Semakin Kencang

Anton Suhartono, Jurnalis · Senin 31 Juli 2017 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 31 15 1746845 tentangan-menjual-ducati-semakin-kencang-81BGj6iTb7.jpg (Fortitude)

BERLIN - Rencana penjualan merek Ducati oleh Volkswagen ternyata mendapat tentangan keras dari kalangan intenal, dalam hal ini dewan pengawas. Alasannya Ducati merupakan unit usaha yang performa penjualannya sangat baik sehingga tidak ada alasan untuk menjualnya.

Setidaknya ada lima perusahaan yang sudah mengajukan penawaran untuk membeli Ducati dari Volkswagen Group. Satu yang punya peluang cukup besar adalah keluarga Benetton dari Italia. Perusahaan itu dilaporkan mengajukan penawaran sebesar 1,2 miliar euro atau sekira Rp16 triliun.

(Baca Juga: Rencana Penjualan Ducati Santer Lagi, Benetton pun Berminat)

(Baca Juga: Harley Davidson Berminat Ambil Alih Ducati?)

Namun, para pimpinan serikat pekerja VW yang memegang setengah dari pengaruh di dewan pengawas, menilai penjualan Ducati terlalu dipaksakan dengan alasan perusahaan membutuhkan dana besar terkait skandal emisi gas buang mesin diesel.

"Perwakilan karyawan di dewan pengawas Volkswagen tidak akan menyetujui penjualan Ducati, tidak juga Renk (perusahaan transmisi) serta MAN Diesel dan Turbo (truk). Siapa saja yang bisa membaca performa keuangan VW di semester pertama harus tahu, kami tidak butuh uang dan cabang-cabang kami tidak untuk diperebutkan oleh para pemburu barang murah," tegas seorang juru bicara dewan pekerja VW Group, seperti dikutip dari Reuters.

Laba operasional VW naik 19 persen menjadi 8,9 miliar euro selama Januari-Juni 2017 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tersebut dipengaruhi pemotongan biaya serta efisiensi di sektor penelitian dan pengembangan. Kebijakan pemotongan biaya ini sejalan dengan upaya VW melakukan penghematan dalam rangka menutupi biaya denda dan kompensasi yang harus dibayarkan terkait skandal emisi mesin diesel. 

Ducati sendiri sebenarnya merupakan merek milik anak usaha mobil mewah VW, Audi. Namun sepertinya VW yang lebih dominan untuk melepas Ducati ketimbang Audi. Bahkan sejauh ini Audi belum memberikan pernyataan apa pun.

Tentangan untuk menjual Ducati juga datang dari keluarga Porsche dan Piech yang memegang 52 persen suara di VW. Keluarga Porsche dan Piech juga memiliki empat kursi di dewan pengawas perusahaan.

Selain alasan krisis keuangan sebagai dampak dari skandal emisi, penjualan Ducati dan perusahaan transmisi Renk juga bagian dari strategi VW untuk masuk ke babak baru yakni kendaraan listrik. Sejak Juni 2016, VW sudah melakukan evaluasi terhadap portofolio aset dan merek grup sebagai upaya untuk melakukan perubahan total menuju era kendaraan listrik. VW menyebut rencananya teresebut dengan Strategi 2025.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini