nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Percaya atau Tidak, Mobil Listrik Ini Dibuat dari Limbah Tumbuhan!

Anton Suhartono, Jurnalis · Rabu 09 Agustus 2017 10:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 09 15 1752397 percaya-atau-tidak-mobil-listrik-ini-dibuat-dari-limbah-tumbuhan-grpefMDRBK.jpg Mobil Lina karya peneliti Universitas Teknologi Eindhoven dibuat dari limbah tumbuhan (Reuters)

EINDHOVEN - Para peneliti dari Universitas Teknologi Eindhoven, Belanda, berhasil membuat mobil yang materialnya terbuat dari limbah bekas tumbuhan.

Bahan dasar dari mobil yang diberi nama Lina ini adalah getah yang didapat dari tumbuhan penghasil gula yang dikombinasikan dengan rami yang banyak tumbuh di Belanda.

“Hanya roda dan sistem suspensi yang tidak dibuat dari material tumbuhan,” jelas Yanic van Riel, salah seorang peneliti dari TU/Ecomotive Universitas Teknologi Eindhoven, yang juga terlibat dalam pembuatan mobil ini.

Berkat penggunaan bahan sisa tumbuhan ini Lina memiliki bobot yang sangat ringan untuk ukuran mobil perkotaan lainnya, yakni hanya 310 kilogram.

Pembuatan mobil dari limbah tumbuhan ini untuk mendukung program lingkungan yakni memanfaatkan bahan yang mudah terurai. Selain itu penggunaan material yang ringan turut mendukung efisiensi energi. Meski Lina menggunakan penggerak listrik bukan mesin konvensional, namun energi yang dibutuhkan untuk menggerakkan roda menjadi rendah dan efisien.

Meski demikian mobil ini belum melakukan uji tabrak untuk mengetahui sejauh mana kekuatan bodi dan strukturnya. Tim masih mengembangkan material mobil ini sehingga bisa mencapai tingkat keamanan yang standar. Pasalnya jika material bodi dan struktur Lina mengalami benturan, ia tidak membengkok seperti pada umumnya bahan logam tapi hancur.

Meski demikian, tim peneliti yakin material ini akan menjadi tren pembuatan bodi dan struktur mobil di masa depan. Hal ini sejalan dengan tuntutan untuk menekan polusi udara dan desakan kepada pabrikan automotif untuk menghasilkan mobil dengan desain alternatif.

Tim dari TU/Ecomotive Universitas Teknologi Eindhoven rencananya akan menguji Lina pada akhir tahun ini setelah mendapat izin dari Otoritas Kendaraan Belanda (NVA).

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini