Makin Banyak Pesaing, Mau Dibawa ke Mana Toyota Avanza?

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Jum'at 18 Agustus 2017 08:10 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 18 15 1758049 makin-banyak-pesaing-mau-dibawa-kemana-toyota-avanza-jm6eHaFBlW.jpg Toyota Avanza (Okezone)

TANGERANG - Toyota merupakan pelopor tumbuhnya pasar low multi purpose vehicle (MPV) di Indonesia lewat salah satu produknya yaitu Avanza. Seiring berjalannya waktu para agen pemegang merek (APM) kendaraan yang lain ikut mencoba peruntungan di segmen yang sama. Katakanlah Honda dengan Mobilio, Suzuki ada Ertiga, serta Nissan dengan Grand Livina.

Tahun ini, pasar low MPV bertambah ramai dengan hadirnya dua pemain baru, yaitu Wuling Confero S dan yang baru saja meluncur satu pekan lalu, Mitsubishi Xpander. Melihat semakin banyak pemain di segmen ini, tidak membuat PT Toyota Astra Motor (TAM) berdiam diri.

(Baca juga: Belum Juga Jual C-HR, Toyota Indonesia: Kami Mau Lihat Arahan Pemerintah Kemana?)

"Kita lagi memikirkan next Avanza. Ini mau bagaimana, apakah mengikuti aliran Mitsubishi atau Daihatsu yang menentukan. Karena kan kami lagi joint development. Kalau lagi joint development kan Toyota sama Daihatsu harus kolaborasi," ujar Executive General Manager Vehicle Sales Planning TAM, Fransiscus Soerjopranoto, belum lama ini.

Bila harus mengikuti pesaingnya, lanjut Soerjo, kesulitan yang dihadapi adalah berubahnya sistem penggerak. Saat ini Avanza menggunakan penggerak roda belakang sedangkan pesaing terdekatnya semua menggunakan sistem penggerak roda depan.

"Jadi kita agak repot juga kalau mau ke arah Xpander dan Mobilio. Kita mesti dari front engine rear wheel drive (FR) menjadi front engine front wheel drive (FF). FF kan penggerak roda depan automatically secara pengendalian jika berisi penumpang dan penuh barang akan berat. Padahal basic-nya konsumen kita itu mengutamakan daya angkut," terang Soerjo.

Namun, lanjut Soerjo, tidak menutup kemungkinan bila Avanza nantinya akan berubah dari penggerak roda belakang menjadi depan. Sebenarnya penggunaan penggerak roda belakang oleh Avanza karena Toyota ingin mobil ini tidak hanya mampu mengangkut penumpang tapi juga barang bawaan yang banyak.

"Ada salah satu pemikiran kita, jadi menghadirkan model dengan 2 bagian satu FR satu FF. Tapi balik lagi ke pengeluaran produksi," jelas Soerjo.

Menghadirkan generasi terbaru Avanza sudah ada dalam rencana TAM, namun soal kapan waktunya akan diperkenalkan, belum bisa diinformasikan.

(Baca juga: Meski Harganya Selangit, Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Mulai Bagus)

"Lagi kita buat tapi belum bisa pastiin kapan, kita masih survei terus. sebenarnya auto show itu (GIIAS) buat survei," pungkas Soerjo. (san)

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini