nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Transaksi Nontunai Beli BBM di SPBU, Ini Tujuannya

Dina Prihatini, Jurnalis · Minggu 17 September 2017 08:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 17 15 1777559 transaksi-nontunai-beli-bbm-di-spbu-ini-tujuannya-pUylpRGc2e.jpg Ilustrasi SPBU (Okezone)

PONTIANAK - Wujud dukungan Pertamina atas Gerakan Nasional Non Tunai yang dicanangkan pada 2014 lalu oleh Bank Indonesia dibuktikan dengan melakukan penerapan uang elektronik (e-Money) di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Meski kebijakan tersebut baru akan dilaksanakan pada 2018, namun seluruh SPBU Pertamina harus menggunakan e-Money di mana Pontianak menjadi percontohan bagi seluruh SPBU di Indonesia.

General Manager Pertamina Marketing Operation Region VI Kalimantan, Yanuar Budi Hartanto, mengatakan penggunaan uang elektronik di Pontianak sebenarnya sudah dipraktikkan pada Juli 2017 di beberapa SPBU di Pontianak.

(Baca juga: Tidak Efisien! Uang Elektronik Perbankan Bakal Jadi 1 Kartu)

"Per-Januari 2018, semua jalur SPBU akan diberlakukan transaksi nontunai dimana e-Money diberlakukan untuk 21 SPBU di Kota Pontianak," ungkap Yanuar Budi Hartanto, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Sabtu 16 September 2017.

Penggunaan e-Money diharapkan mampu menjadi solusi mengurangi penggunaan cash dan lebih praktis saat mengisi bahan bakar sehingga tak perlu mengantre lebih lama.

Alicia Irzanova, area manager communication and relation Pertamina Kalimantan, menjelaskan pihaknya sebelumnya juga telah mendorong masyarakat untuk melakukan transaksi nontunai sebelum adanya kerja sama ini.

"Sejak Februari 2017, Pertamina secara nasional memiliki program Pertamina Fuel Lucky Swipe. Sebuah program yang merupakan rangkaian dari no surcharge atau setiap transaksi nontunai di seluruh SPBU Pertamina tidak lagi dikenakan biaya tambahan di 2.300 yang tersebar di seluruh Indonesia," paparnya.

Ia menambahkan penggunaan uang elektronik lebih praktis pada saat mengisi bahan bakar di SPBU sehingga tak memakan waktu lama.

“Tidak perlu memakan waktu lama untuk melakukan transaksi menggunakan e-Money dikarenakan langsung ditempel. Tidak seperti uang kertas yang harus ditukar dan dicek keasliannya," tuturnya.

(Baca juga: Bayar Tol Tak Perlu Berhenti, Alatnya Dijual Rp200.000)

Wali Kota Pontianak Sutarmidji menambahkan sebagai kota modern, dia berharap transaksi apa pun di Kota Pontianak sedapat mungkin menggunakan cara nontunai.

"Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat. Utamanya membantu negara dalam mengurangi biaya cetak uang," pungkasnya. (san)

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini