TOP AUTOS OF THE WEEK: Xpander Jadi Nama Global & Aksi Kendarai Harley 1.000 Km Lepas Tangan

Anton Suhartono, Jurnalis · Minggu 08 Oktober 2017 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 07 15 1790826 top-autos-of-the-week-xpander-jadi-nama-global-aksi-kendarai-harley-1-000-km-lepas-tangan-puerhLHg4Q.jpg Mitsubishi pastikan Xpander jadi nama global (Foto: Santo/Okezone)

JAKARTA - Mitsubishi Motors akan mengekspor mobil low MPV Xpander produksi pabrik Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) di Bekasi, Jawa Barat, ke negara-negara ASEAN mulai awal 2018.

Mitsubishi memastikan nama Xpander tidak akan diganti begitu masuk ke pasar ekspor. Biasanya pabrikan kendaraan memberikan lebih dari satu nama untuk model kendaraan yang dipasarkan secara global. Sebut saja Toyota Agya menjadi Wigo, Daihatsu Sirion memiliki saudara kembar bernama Myvi, Honda HR-V dikenal juga dengan Vezel, dan lainnya.

Mitsubishi punya alasan tersendiri mengapa tidak memberikan nama lebih dari satu untuk Xpander, di antaranya menghemat biaya promosi.

"Dulu memang mobil yang dihadirkan dipilih namanya yang lebih cocok untuk pasar lokal. Namun semakin ke sini kami lebih menghargai nama produk yang bisa dipakai secara global atau pakai global name. Karena kalau produk pakai nama yang sama di seluruh dunia, itu artinya ada efisiensi dari promosinya, jadi tidak perlu ganti nama. Dan kalau nama produk dipilih dengan benar, tidak hanya bisa untuk branding secara lokal tetapi juga di seluruh dunia," jelas Chief Operating Officer (COO) Mitsubishi Motors Corportion (MMC), Trevor Mann, Selasa 3 Oktober 2017.

Ia juga menjelaskan mengapa Xpander diekspor, terutama ke ASEAN. "Karena kalau kami hanya fokus di satu pasar saja, itu artinya kami akan bergantung pada ekonomi yang ada di negara tersebut," tambahnya.

Untuk tahap awal, Xpander akan dikirim ke Filipina dan Thailand, selanjutnya menyebar ke negara lain, termasuk Amerika Selatan.

Tidak ada perbedaan signifikan antara Xpander yang dijual di Indonesia dengan ekspor. Mesinnya masih menggunakan kapasitas yang sama yakni 1.500 cc.

Pada pameran GIIAS 2017 lalu, Executive General Manager MMC Marketing Division MMKSI Osamu Iwaba mengatakan,"Indonesia adalah inti dari pengembangan produk Mitsubishi Xpander. Semua produk yang dipasarkan di ASEAN akan diproduksi di Indonesia. Mesinnya tetap menggunakan 1,5 liter seperti di sini," terangnya.

Namun, akan ada perbedaan strategi pemasaran antara Indonesia dan negara lain karena kondisinya berbeda-beda. Dalam hal ini, fitur akan menjadi perhatian dari Mitsubishi.

"Semua produk di negara lain akan menggunakan spesifikasi yang sama dengan Indonesia tapi kemungkinan akan ada penambahan fitur yang lain untuk menyesuaikan dengan pasar negara tersebut," jelasnya.

Berita Automotif Okezone lain yang hot pekan ini adalah upaya seorang pria asal Michigan, Amerika Serikat, Phil Comar, yang akan mengendarai sepeda motor Harley Davidson sejauh 680 mil atau sekira 1.080 kilometer dengan lepas tangan. Aksi ini dilakukan untuk menggalang memerangi penyakit parkinson.

Ia sudah mengendarai Harley selama lebih dari 50 tahun dan banyak perjalanan dia lakukan dengan lepas tangan. Aksi ini dia lakukan juga untuk mengenang ayahnya yang meninggal dunia pada 2008 karena sakit parkinson.

"Lepas tangan merupakan sebuah gaya dalam berkendara yang saya lakukan dengan sangat serius. Saya tidak menyarankan orang lain melakukannya. Saya sudah berlatih untuk ini dan terus meningkatkan kemampuan dengan memanfaatkan segala yang bisa saya pelajari selama bertahun-tahun," jelasnya.

Phil memecahkan rekor dunia pada Oktober 2010 dengan mengendarai motor dengan lepas tangan dari Jembatan Mackinac di Michigan menuju Ohio State di Syvania, Ohio, dengan jarak 314 mil atau sekira 502 km. Dari aksinya itu ia berhasil mengumpulkan dana sebesar USD3.700 untuk membantu penelitian parkinson melalui Yayasan Michael J Fox.

Pada Oktober tahun berikutnya, Phil melakukan perjalanan sejauh 525 mil, tapi dia hanya berhasil menempuh 327 mil karena kecelakaan. Meski demikian, ia tetap berhasil memecahkan rekor atas namanya sendiri dan mendapatkan USD3.600.

Sejak itu, pengumpulan dana dengan cara berkendara sambil lepas tangan sudah menjadi rutinitas tahunannya. Jika ditotal sejak tahun 2010 hingga 2016, dana yang sudah dikumpulkannya mencapai USD26.628.

Pada tahun ini Phil menargetkan dapat menempuh 680 mil. Perjalanan akan dimulai pada Senin 16 Oktober 2017.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini