Share

Tepuk Tangan! Pabrik Lamborghini Siap Sambut Kelahiran SUV Urus

Santo Evren Sirait, Okezone · Rabu 18 Oktober 2017 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 18 15 1797783 tepuk-tangan-pabrik-lamborghini-siap-sambut-kelahiran-suv-urus-6Jg2ebn808.jpg Lamborghini Urus (Carscoops)

BOLOGNA – Lamborghini sudah sejak lama memberi tahu akan kembali ikut bersaing di segmen sport utility vehicle (SUV) dengan menghadirkan Urus. Berdasarkan kabar yang beredar, mobil tersebut akan melakukan debut pada 4 Desember, dan bakal menjadi SUV kedua Lamborghini setelah LM002 yang muncul pada 1986.

(Baca juga: Meluncur Tahun Depan, Lamborghini Urus Bertenaga 650 HP)

Nantinya Lamborghini diproduksi di pabrik Sant’ Agata Bolognese, sekira 32 kilometer di sebelah utara Kota Bologna, Italia. Sebagaimana diberitakan Carscoops, guna menyambut kedatangan Urus, Lamborghini telah membuat jalur perakitan baru yang dijuluki 'Industri 4.0', atau Manifattura Lamborghini (Manufaktur Lamborghini).

Di jalur produksi tersebut akan terpasang sejumlah teknologi produksi terbaru yang lebih mutakhir untuk membantu para tenaga kerja membangun Urus. Setidaknya ada beberapa prinsip utama yang diterapkan di jalur produksi baru yaitu keahlian, kompetensi dan spesialisasi, proses produksi, ergonomis, serta keselamatan.

Sebelum dikirim ke pasar, sekira pertengahan 2018, SUV tersebut akan menjalani serangkaian pengujian yang amat ketat di trek baru. Setidaknya ada 13 permukaan jalan berbeda yang harus di lalui kendaraan bertubuh besar itu.

Belum ada spesifikasi resmi yang dikeluarkan oleh Lamborghini terkait Urus. Namun CEO Lamborghini Stefano Domenicali, beberapa waktu lalu mengungkap bahwa mobil barunya itu bakal menggendong mesin 4,0 liter biturbo V8 yang menghasilkan tenaga sebesar 650 hp. Diinformasikan pula Urus akan memiliki varian plug-in hybrid dengan tenaga yang lebih besar.

(Baca juga: Lamborghini Urus, Proyek SUV yang Terus Tertunda)

Perusahaan berencana membangun 1.000 unit Urus pada 2018 dan meningkatkan volume produksi menjadi 3.500 unit pada 2019. (san)

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini