nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Setelah Foto SUV-nya Beredar, Apa Kabar Mobil Esemka?

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 06 Februari 2018 17:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 06 15 1855530 setelah-foto-suv-nya-beredar-apa-kabar-mobil-esemka-ZqubP70dgA.jpg Foto: Istimewa

BOYOLALI – Mobil Esemka kembali mencuat ke permukaan. Penampakan Esemka yang digadang-gadang sebagai mobil nasional (mobnas) jadi buah bibir setelah fotonya beredar di internet.

Foto mobil Esemka yang beredar di dunia maya itu bergaya sport utility vehicle (SUV) yang diberi nama Garuda 1. Pabrik mobil Esemka ini salah satunya berada di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Boyolali, Jawa Tengah. Pabrik dibangun tahun 2016 lalu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sebagian besar bangunan telah kokoh berdiri. Namun masih ada pengerjaan di bagian belakang. Petugas keamanan enggan memberikan keterangan. Namun informasi yang diperoleh, lokasi itu akan digunakan untuk show room serta gedung perakitan.

Lokasi pabrik berada di Jalan Sambi-Mangu, berjarak sekira 8 Km dari Bandara Adi Soemarmo Solo. Selain itu dekat dengan gerbang Tol Semarang-Solo maupun Solo-Ngawi.

[Baca Juga: Ini 4 Kemiripan SUV Esemka Garuda 1 dengan Mobil China]

“Saya belum tahu kapan pabrik akan diresmikan,” kata Bupati Boyolali Seno Samodro. Sebelumnya Bupati menyebut nilai investasi pabrik mobil Esemka yang berdiri di wila yahnya mencapai Rp2,1 triliun.

Proses pendirian pabrik mulai berlangsung pada 2014 dan proses perizinan sudah lengkap di medio Maret-Agustus 2015, termasuk analisis dampak lingkungan (amdal), sehingga awal 2016 pembangunan fisik mulai dikerjakan. Bangunan pabrik berdiri di atas tanah seluas 11,4 hektare. Tanah tersebut di antaranya merupakan tanah kas Desa Demangan, ditambah 3 bidang tanah milik warga. Tanah disewa selama 30 tahun dan setiap 3 tahun dievaluasi nilai sewanya terkait dengan penyesuaian dampak inflasi.

Belum diketahui detail berapa kapasitas produksi pabrik mobil Esemka setelah resmi beroperasi. Pemkab Boyolali telah diminta untuk menyiapkan 2.000 tenaga kerja lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang berasal dari wilayah eks Karesidenan Surakarta. Lulusan SMK yang akan direkrut antara lain berasal dari jurusan teknik mesin, listrik, dan automotif.

Sementara itu salah satu pionir perakit mobil Esemka Heru Raharjo berharap kalangan SMK tetap dilibatkan karena sebagai akar dari munculnya mobil tersebut. “Jika tidak, dikhawatirkan SMK semakin tertinggal jauh,” urai Heru.

Mengenai penampakan mobil Garuda 1 yang beredar di dunia maya, dia enggan berkomentar. Heru malah bernostalgia ketika mobil Esemka pertama kali muncul pada 2008 yang dirakit oleh siswa SMK. Mobil Esemka melejit ketika Joko Widodo (Jokowi) yang kala itu menjabat sebagai wali kota Solo menjadikannya sebagai kendaraan dinas.

Saat ini mobil yang memiliki mesin 1.500 cc dan transmisi manual 5 percepatan itu telah menjadi monumen di SMK Warga, Solo. Mobil sempat diproduksi berupa Esemka Rajawali I dan Rajawali II. Satu unit mobil Esemka Rajawali dibanderol Rp160 juta.

“Waktu itu sebenarnya banyak peminat. Tapi terbentur masalah dana dan mulai 2013 mobil Esemka Rajawali berhenti diproduksi,” sebutnya.

[Baca Juga: Mobil SUV Esemka Garuda 1 Muncul ke Permukaan, Meluncur Tahun Ini?]

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini