nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Berencana Produksi Baterai Mobil Listrik

Mufrod, Jurnalis · Rabu 15 Agustus 2018 06:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 14 15 1936557 indonesia-berencana-produksi-baterai-mobil-listrik-TwS9u8C5Ee.jpg Mobil Listrik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia pernah mengungkap sulitnya memproduksi mobil listrik nasional jika tidak didukung oleh produksi baterai secara lokal.

Permasalah tersebut sepertinya akan terjawab, dimana PT Aneka Tambang Tbk, saat ini diketahui tengah menjajaki kerjasama dengan tiga perusahaan asing untuk mengembangkan kemitraan strategis produksi baterai mobil listrik.

“Kita sekarang melakukan pengkajian, kita sedang mem-benchmark beberapa pabrik dan beberapa calon investor. Bulan lalu kita ke Turki dan bertemu calon investor, tempo hari saya juga sudah ke Filipina untuk ke Tsumitomo, lihat pabrik mereka juga. Dari sekian banyak yang sudah kita jajaki, sudah beauty contest, mengerucut ketiga nama,”jelas Direktur Utama Antam Arie Prabowo Ariotedjo, Selasa (14/8/2018).

 

Penjajakan tersebut kini terus dilakukan untuk melihat kelaikan perusahaan asing yang akan digandeng bersama Antam dalam pengembangan produksi baterai mobil listrik tersebut.

Saat ini Antam juga tengah mempelajari masalah infrastruktur yang menjadi kendala besar, dimana itu akan dibebankan pada produsen baterai. Menilik kebijakan beberapa negara infrastruktur sendiri disiapkan oleh pemerintah.

“Kita pada dasarnya siap, selama nanti layak (hasil penelitian) kita pasti bangun. Karenanya kita harus mencari strategic partner yang memiliki kemampuan teknologi dan tentunya memiliki pasar. karena jika tidak, kita repot tidak bisa menjual,"tambahnya.

 

Saat ini, lanjut Arie, ketiga calon mitra strategis mereka itu tengah melakukan uji tuntas (due diligent) atas penawaran tidak terikat yang disampaikan ketiga calon mitra strategis tersebut.

“Sebulan ke depan dalam proses untuk mereka melakukan due diligent. Kemudian mereka akan memberikan firm over (penawaran akhir) ke kita,”tandasnya.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini