Produksi Mobil Euro4 Mulai Diberlakukan, Bagaimana Kesiapan Mobil China?

Mufrod, Jurnalis · Rabu 03 Oktober 2018 10:24 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 03 15 1958961 produksi-mobil-euro4-mulai-diberlakukan-bagaimana-kesiapan-mobil-china-3ySyITsAz5.jpg Produksi mobil Wuling. (Foto: Mufrod/Okezone)

JAKARTA – Penerapan aturan produksi mobil dengan standar Euro4 mulai diberlakukan pemerintah bulan ini kepada seluruh industri automotif nasional. Hampir seluruh produsen mobil siap menjalankan aturan tersebut. Lantas, bagaimana kesiapan Wuling yang baru saja masuk pasar automotif nasional?

Terkait regulasi penerapan emisi Euro4 ini, Senior Director Manufacturing Wuling Motors Indonesia Arif Pramadana mengungkapkan bahwa di negara prinsipilnya, China, Wuling sudah menerapkan standar euro4 sejak empat tahun lalu.

(Baca juga: Peraturan Euro4 Berlaku Bulan Depan, Mobil Lama Tetap Aman Dipakai)

"Kita siap untuk teknologi Euro4, karena di China sendiri standardisasi ini telah digunakan. Jadi, tidak ada masalah untuk penerapan Euro4 di Indonesia," papar Arif kepada Okezone beberapa waktu lalu.

Dengan regulasi tersebut, mulai Oktober ini Wuling sendiri telah menyatakan kesiapannya mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

Kini mesin dari dua model Confero S dan Cortez yang telah dipasarkan masih diimpor penuh dari negara asalnya yakni China. Sehingga, standar emisi yang telah ditentukan tak akan mengganggu produksi Wuling ataupun merancang kembali pengembangan mesin yang sesuai dengan regulasi.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MLHK) Siti Nurbaya Bakar telah menandatangani peraturan Menteri LHK NO.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru kategori M, N, dan O atau yang lebih dikenal dengan standar emisi Euro4.

(Baca juga: Bisakah Mobil Euro2 Upgrade ke Euro4?)

Penandatanganan dilakukan pada 10 Maret 2017. Aturan tersebut mengharuskan kendaraan yang dijual di Indonesia menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dengan spesifikasi standar Euro4. Saat ini Indonesia masih menggunakan standar Euro2 sejak 2005.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini