Mesin Masih Impor, Wuling Tak Kesulitan Penuhi Aturan Euro4

Mufrod, Jurnalis · Rabu 03 Oktober 2018 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 03 15 1959122 mesin-masih-impor-wuling-tak-kesulitan-penuhi-aturan-euro4-fSqnQ48ayS.jpg Mobil Wuling. (Foto : Mufrod/Okezone)

JAKARTA - Aturan Menteri LHK NO.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru kategori M, N, dan O atau yang lebih dikenal dengan standar emisi Euro4. Tak menjadi masalah besar untuk produsen baru PT PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors).

Pasalnya Wuling hingga saat ini masih melakukan impor mesin yang digunakan untuk mobil yang diproduksi di pabriknya kawasan Cikarang, Jawa Barat. sehingga penerapan aturan standar emisi euro4 yang akan dilaksanakan bulan ini tak menyulitkan produsen automotif asal Cina tersebut.

"Pada prinsipnya kita siap, karena di negara prinsipil kami sendiri, penerapan standar euro4 sudah diterapkan 4 tahun lalu," Senior Director Manufacturing Wuling Motors Indonesia Arif Pramadana.

Wuling (Foto : Mufrod/Okezone)

Produsen Wuling bahkan telah lama mempersiapkan mesin euro4, dan hanya menunggu penerapan dari kebijakan pemerintah terhadap produksi mobil yang sesuai dengan batas emisi yang telah ditentukan.

Saat ini, Wuling Motors memiliki pabrik perakitan di kawasan Cikarang, Jawa Barat dengan luas mencapai 60 hektare. Area wilayah tersebut terbagi dua 30 hektar digunakan untuk produksi dan sisanya untuk area suplier suku cadang.

(Baca Juga : Produksi Mobil Euro4 Mulai Diberlakukan, Bagaimana Kesiapan Mobil China?)

"Seluruh area produksi dan suplier kita memiliki luas mencapai 60 hektar yang semuanya dibagi mejadi dua produksi dan suplier," ungkap Senior Director Manufacturing Wuling Motors Indonesia Arif Pramadana.

Dari luas kapasitas produksi 30 hektare pabrik Wuling mampu merakit dua model Confero dan Cortez. Sejam pabrik yang menganut sistem dengan standarisasi produksi General Motors mampu menghasilkan 15 unit mobil, dalam kondisi tertentu kapasitas produksi pabrik bisa ditingkatkan menjadi 25 unit per jam.

(Baca Juga : Inikah Sosok SUV Baojun 530 Terbaru Wuling?)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini